KETIK, JAKARTA – Di tengah semua cerita tentang kemenangan Trackhouse dan perubahan puncak klasemen, ada satu nama besar yang diam-diam pulang dari balapan GP Belanda di Sirkuit Assen, 28 Juni 2026, tanpa poin yakni rider pabrikan Ducati Francesco Bagnaia.

Dan kali ini bukan karena crash. Pembalap Ducati itu terpaksa mengakhiri balapan utama MotoGP Belanda 2026 lebih awal setelah mengalami gangguan teknis saat sedang berada di posisi keempat dan masih membuka peluang mengejar podium. 

Sampai pertengahan balapan, akhir pekan Pecco sebenarnya tidak terlihat buruk.

Meski tidak secepat grup depan, ia masih berada di rombongan yang realistis untuk bertarung di posisi empat besar. Bahkan setelah Sprint sehari sebelumnya, Bagnaia mengaku cukup percaya diri dengan ritme untuk balapan panjang. 

Namun semuanya berubah sekitar lap ke-15. Tiba-tiba Pecco mulai kehilangan kecepatan, menyelesaikan satu putaran lagi dengan ritme jauh lebih lambat, lalu masuk ke pit dan memutuskan mengakhiri balapan. Ducati kemudian mengonfirmasi adanya masalah teknis pada motor GP26 miliknya. 

Baca Juga:
Marc Marquez Pilih Realistis di Assen

Yang menarik, setelah balapan Bagnaia menjelaskan bahwa masalah itu sebenarnya sudah mulai terasa sebelum motor benar-benar menyerah.

Dilansir dari Crash.net, Pecco mengatakan, “Saya tidak mengendarai motor seperti yang saya inginkan. Saya kesulitan memperlambat motor dan menghentikannya.”

Ia juga menambahkan bahwa setelah melewati pertengahan balapan, situasinya mulai terlalu sulit dikendalikan untuk terus melanjutkan race. 

Komentar itu cukup memberi gambaran bahwa masalah yang muncul kemungkinan berkaitan dengan karakter pengereman atau sistem yang memengaruhi deselerasi motor—meski Ducati sendiri belum menjelaskan detail teknis secara terbuka.

Baca Juga:
Jorge Martin Pulang dengan Hadiah Besar di Assen: Puncak Klasemen

Yang membuat hasil ini semakin pahit, Assen sebenarnya termasuk salah satu sirkuit yang cukup bersahabat untuk Bagnaia dalam beberapa musim terakhir.

Alih-alih membawa pulang poin penting di tengah perebutan gelar yang makin rapat, ia justru menutup akhir pekan dengan DNF dan kehilangan banyak poin terhadap para rival. 

Tapi ada satu detail kecil yang membuat Minggu ini tetap spesial untuk Pecco.

Dilansir dari Sky Sport, tepat sebelum balapan, Bagnaia baru saja mendapat kabar bahwa dirinya resmi menjadi ayah untuk pertama kalinya. Karena itu setelah race selesai, ia langsung terbang kembali ke Italia dan melewatkan sesi media reguler untuk bertemu keluarganya. 

Jadi di Assen, Pecco memang kehilangan poin. Tapi setidaknya, ia pulang dengan alasan yang jauh lebih menyenangkan untuk segera kembali ke rumah. (*)