KETIK, NAGAN RAYA – Belasan pasien penderita bibir sumbing dan celah langit-langit asal Kabupaten Nagan Raya, Aceh, menjalani operasi gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda, Sabtu (18/7/2026).
Program bakti sosial tersebut menjadi secercah harapan baru bagi para pasien, mulai dari bayi berusia empat bulan hingga orang dewasa berusia 26 tahun, untuk memperoleh kualitas hidup yang lebih baik melalui penanganan medis tanpa dipungut biaya.
Kegiatan operasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Nagan Raya yang digelar Pemerintah Kabupaten Nagan Raya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya bagi pasien bibir sumbing dan celah langit-langit yang membutuhkan tindakan medis.
Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda), Ir. Hizbulwatan, meninjau langsung pelaksanaan operasi didampingi Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Arafik Karim, unsur Forkopimda, serta jajaran manajemen RSUD Sultan Iskandar Muda.
Dalam kesempatan tersebut, Hizbulwatan menegaskan bahwa kegiatan operasi terhadap pasien bibir sumbing merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mudah dijangkau.
Baca Juga:
Utamakan Keselamatan, Satlantas Polres Abdya Tertibkan Antrean Kendaraan di SPBU"Melalui momentum HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya, kami ingin terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mudah diakses," ujar Hizbulwatan.
Ia berharap kegiatan sosial di bidang kesehatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah daerah, rumah sakit, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, kolaborasi yang baik akan memperluas akses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan penanganan sejak usia dini.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga medis dan pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Semoga operasi yang dilakukan dapat memberikan manfaat, meningkatkan kepercayaan diri, serta membuka harapan baru bagi para pasien dan keluarga," katanya.
Baca Juga:
Mengenal AKBP Ade Gita Rachmadi, Sosok Kapolres Abdya yang Miliki Pengalaman di PPATKSementara itu, Koordinator Bibir Sumbing Aceh, Rahmad Maulizar, mengatakan seluruh pasien yang mengikuti operasi berasal dari Kabupaten Nagan Raya dengan rentang usia mulai empat bulan hingga 26 tahun.
Ia menjelaskan, sebanyak 12 pasien menjalani operasi bibir sumbing dan celah langit-langit pada kegiatan tersebut. Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, seluruh tim medis didatangkan dari Banda Aceh ke RSUD Sultan Iskandar Muda.
"Pada pagi ini ada 12 anak dan pasien yang mengikuti operasi bibir sumbing dan celah langit-langit. Seluruh tim medis kami datangkan dari Banda Aceh ke RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkap Rahmad.
Operasi dipimpin dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik dr. Pratidina Wulandari, didampingi dr. Muhammad Ikhsan dan dr. Chintia Amelia Pratiwi. Sementara pelayanan anestesi ditangani oleh dr. Rozi Fadhori.
Rahmad juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dan manajemen RSUD Sultan Iskandar Muda atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan bakti sosial tersebut.
"Kami mengapresiasi Pemkab Nagan Raya dan RSUD Sultan Iskandar Muda yang telah menggelar operasi bibir sumbing dan celah langit-langit ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya," pungkasnya. (*)