KETIK, JOMBANG – Momen menarik terjadi dalam kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Jombang, Jawa Timur, Minggu pagi, 10 Mei 2026. Usai turun dari helikopter di Stadion Merdeka yang mengantarnya dari Surabaya, Gibran masuk mobil dempet-dempetan bersama para pejabat lain. Dia tidak menggunakan kendaraan dinas RI 2.

Sebelum Gibran, beberapa pejabat sudah masuk lebih dulu ke mobil Toyota Hiace berwarna putih tersebut. Di antaranya Kapolri Listo Sigit Prabowo, Gubernur Jatim Khofifah Indar Prawansa, Kapolda Jatim Nanang Avianto, hinggan Kasdam V/Brawijaya Zainul Bahar dan beberapa rombongan lain.

Orang nomor dua di Indonesia itu masuk paling terakhir. Dia memilih menyalami dulu masyarakat yang telah menantinya di luar stadion. Gibran lantas naik mobil dan duduk di samping pintu.

Mobil bernopol L 7060 BH tersebut kemudian langsung menuju kompleks makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Abdul Wahab Chasbullah di Pesantren Tambakberas Jombang.

Kehadiran Gibran ke Jombang kali ini memang untuk mengikuti rentetan acara Peringatan Haul ke-55 KH Abdul Wahab Chasbullah di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang.

Baca Juga:
[FOTO] Wapres Gibran di Jombang, Hadiri Haul Mbah Wahab hingga Bagi-Bagi Sepeda

Wapres Gibran Rakabuming menyalami warga sebelum memasuki mobil bersama para pejabat lain di Jombang, Minggu 10 Mei 2026. (Foto: Rifat/Ketik.com)

Acara Haul

Dalam sambutannya di acara itu, Gibran menyampaikan apresiasi atas peran pesantren mencetak generasi penerus bangsa yang berilmu, beriman, dan memiliki keterbukaan berpikir.

Dia menyebut Indonesia sebagai penduduk Muslim terbesar memiliki aset penting berupa para santri.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran dan Kapolri Hadiri Haul Ke-55 KH Wahab Chasbullah di Tambakberas Jombang

Dia melanjutkan, Pesantren Bahrul Ulum telah melahirkan banyak tokoh nasional, di antaranya Presiden Ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar, Menteri Ketenagakerjaan periode (2019-2024) Ida Fauziyah serta Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Nur Diana.

Gibran juga mengapresiasi pengembangan pendidikan tinggi di lingkungan pondok pesantren tersebut. Wapres menyebut kehadiran kampus di bawah naungan Ponpes Bahrul Ulum yang tidak hanya memiliki jurusan agama Islam, tetapi juga pertanian, ekonomi, pendidikan, dan teknologi informasi harus diapresiasi.

Menurutnya, keberadaan jurusan pertanian di kampus tersebut juga sejalan dengan program prioritas pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

Titip Program Presiden Prabowo

Wakil Presiden Gibran juga menitipkan kepada para kiai hingga gubernur dan bupati untuk mengawal berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut di antarnaya Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), Koperasi Desa Merah Putih, hingga Kampung Nelayan Merah Putih.

"Saya titip ke Pak Kiai, Pak Kapolri, Bu Gubernur, Pak Bupati, Forkopimda yang hadir untuk selalu mengawal program-program prioritas dari Bapak Presiden: MBG, CKG, Koperasi Desa, Kampung Nelayan, dan program-program lainnya agar berjalan baik dan lancar," kata Gibran.(*)