KETIK, BATU – Ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia memadati Balai Persekutuan Bukit Zaitun Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII), Kota Batu, dalam pembukaan Kebaktian Tahunan Nasional (KTN) ke-63, Selasa, 30 Juni 2026.
Momentum tahunan tersebut tidak hanya menjadi ajang penguatan pelayanan keagamaan, tetapi juga mempertegas peran Kota Batu sebagai ruang tumbuhnya nilai toleransi, persaudaraan, dan kerukunan antarumat beragama.
Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto mengatakan YPPII memiliki ikatan sejarah yang erat dengan Kota Batu.
Menurutnya, lembaga tersebut bukan hanya menjadi bagian dari perjalanan pelayanan keagamaan, tetapi juga memiliki kontribusi melalui para tokohnya dalam sejarah awal perkembangan Kota Batu.
Wawali yang akrab disapa Mas Heli ini mengapresiasi kiprah YPPII yang dinilai mampu menghadirkan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai bidang, mulai dari pendidikan hingga kegiatan sosial.
Baca Juga:
Pemkot Batu Pastikan Perlindungan Pekerja, Keluarga Pengemudi Ojol Terima Santunan BPJS“Selama ini YPPII menunjukkan bahwa pelayanan tidak berhenti di ruang ibadah, tetapi hadir di tengah masyarakat. Melalui dunia pendidikan dan berbagai kegiatan sosial, YPPII telah menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan yang memperkuat persaudaraan,” ujar Mas Heli.
Ia berharap Kebaktian Tahunan Nasional ke-63 menjadi momentum memperkuat semangat pelayanan sekaligus melahirkan berbagai gagasan positif yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.
Selain mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan, Mas Heli juga mengajak ribuan peserta yang datang dari berbagai daerah untuk menikmati potensi wisata, budaya, dan keramahan masyarakat Kota Batu selama berada di kota tersebut.
Sementara itu, Wakil Menteri Agama RI, K.H. Romo R. Muhammad Syafi’i, menegaskan bahwa kehidupan berbangsa di Indonesia dibangun di atas fondasi religiusitas yang tercermin dalam sila pertama Pancasila.
Baca Juga:
Tidak Layak Huni, Warga Kota Batu Terima Bantuan Bedah Rumah PrabowoMenurutnya, nilai Ketuhanan Yang Maha Esa harus menjadi pijakan utama dalam setiap upaya membangun kehidupan nasional yang harmonis.
“Sila pertama Pancasila menjadi jiwa yang menuntun seluruh nilai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, setiap ikhtiar untuk mencapai tujuan bersama harus selalu dilandasi nilai-nilai ketuhanan,” tegasnya.
Pembukaan KTN ke-63 YPPII juga dihadiri Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus yang merupakan keluarga besar pendiri YPPII, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Fauzan, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batu. (*)