KETIK, BATU – Sebanyak 1.500 hasher dari berbagai daerah mengikuti Pan Indo Hash XL Malang 2026, di Kota Batu, pada Kamis, 3 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari aktivitas olahraga yang sekaligus dinilai memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian Kota Batu.

Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, mengatakan Kota Batu selama ini menjadi salah satu lokasi berkumpulnya komunitas hasher di Jawa Timur. Aktivitas hash juga disebut rutin berlangsung hampir setiap hari, yakni Senin hingga Sabtu.

“Kota Batu selama ini menjadi salah satu tempat berkumpulnya komunitas hasher di Jawa Timur. Kegiatan hash bahkan rutin dilakukan hampir setiap hari, Senin hingga Sabtu,” ujarnya.

Pelaksanaan Pan Indo Hash XL Malang 2026, harap dia, tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga kesempatan bagi peserta untuk melepas kepenatan.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk melepas kepenatan, menjaga kebugaran, serta membawa semangat dan kebahagiaan bagi seluruh peserta. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan peserta kembali dalam keadaan sehat,” tutur Mas Heli, sapaannya.

Baca Juga:
Jangan Asal Share! Bawaslu Kota Batu Minta Masyarakat Jeli Lakukan Cek Fakta di Ruang Digital

Mas Heli menilai penyelenggaraan kegiatan olahraga dengan jumlah peserta yang besar juga memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Batu.

Kehadiran ribuan hasher berpotensi menggerakkan sejumlah sektor usaha yang berkaitan dengan aktivitas wisata.

“Kehadiran ribuan peserta turut menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, UMKM, transportasi dan usaha pariwisata,” imbuhnya.

Ia mengatakan Kota Batu tidak hanya memiliki posisi sebagai kota wisata, tetapi juga mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai kota dengan kekuatan sport tourism.

Baca Juga:
Tersangka Korupsi Pasar Among Tani Kota Batu Cuma Satu, Pedagang Sebut Sangat Tidak Masuk Akal

Karena itu, kegiatan olahraga seperti Pan Indo Hash XL diharapkan dapat semakin banyak diselenggarakan di Kota Batu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kota Batu tidak hanya menjadi kota wisata, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai kota sport tourism. Kami berharap semakin banyak kegiatan olahraga digelar di Kota Batu dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Pan Indo Hash XL Malang 2026 sendiri berlangsung dengan tiga kategori lari. Pada hari pertama, peserta mengikuti Green Dress Run dengan jarak 5 kilometer.

Sementara itu, dua kategori lainnya dijadwalkan berlangsung pada hari berikutnya, yakni Ball Breaker dengan jarak 15 kilometer dan Super Long Run sejauh 25 kilometer. (*)