KETIK, BONDOWOSO – Komitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bondowoso kembali dipertegas melalui kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Sinergi tersebut diwujudkan melalui pembukaan Pelatihan Life Skills Program "UNESA Mengabdi 2026" yang secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bondowoso, As'ad Yahya Syafi'i, di Pendopo Raden Bagus Asra, mengusung tema "Satukan Langkah, Wujudkan Bondowoso Berkah" Sabtu 1 Agustus 2026.

Program pengabdian masyarakat ini dihadiri Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNESA, Prof. Dr. Oce W., Ketua beserta Tim Pelaksana UNESA Mengabdi, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Bondowoso, serta 105 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekretaris LPPM UNESA, Prof. Dr. Oce W., menegaskan bahwa pelatihan tersebut tidak sekadar menjadi agenda akademik, melainkan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui transfer pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana UNESA Mengabdi, Dr. Mufarrihul H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan desa dan daerah yang digagas LPPM UNESA dengan melibatkan tujuh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso sebagai mitra pelaksana.

Baca Juga:
Bondowoso Tembus Panggung Global, Program Akses Keadilan Tarik Peserta dari Amerika hingga Korea

Berbagai materi disiapkan untuk menjawab tantangan pembangunan daerah sekaligus kebutuhan masyarakat. Peserta mendapatkan pelatihan yang dipadukan dengan praktik langsung, mulai dari pengembangan produk unggulan lokal, Sekolah Lansia Tangguh.

Serta peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara dalam menghadapi perkembangan Artificial Intelligence (AI), teknologi smart farming, pelatihan affiliate marketing, metode pembangunan hunian, hingga penguatan ketahanan pangan.

Wakil Bupati Bondowoso, As'ad Yahya Syafi'i, memberikan apresiasi atas kolaborasi yang dibangun UNESA bersama Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam mencetak masyarakat yang lebih produktif, inovatif, dan memiliki daya saing di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

Baca Juga:
Legalitas Keluarga Jadi Prioritas, Bupati Bondowoso Resmikan Isbat Nikah Massal HLUN 2026

Ia menilai peningkatan kompetensi masyarakat melalui pelatihan berbasis keterampilan merupakan investasi penting bagi pembangunan daerah. Dengan bekal ilmu dan keterampilan yang diperoleh, masyarakat diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat kemandirian desa.

"Kami berharap seluruh rangkaian pelatihan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah seperti ini harus terus diperkuat demi mempercepat terwujudnya Bondowoso yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera," ujar As'ad.

Sebagai penegasan komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan UNESA. Kesepakatan tersebut menjadi landasan penguatan kemitraan dalam bidang pendidikan.

Dan juga pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan program-program pemberdayaan yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bondowoso. (*)