KETIK, LEBAK – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lebak, Belia Hasbi Jayabaya, melakukan kunjungan ke rumah Irfan, warga penerima manfaat program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kampung Lebak Sambel, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Selasa (15/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan pesan Bupati Lebak sekaligus melihat secara langsung progres perbaikan rumah yang saat ini tengah dikerjakan. Salah satu bagian rumah yang menjadi perhatian utama adalah atap yang sebelumnya mengalami kondisi kurang layak dan membutuhkan perbaikan.

Dalam kunjungan itu, Belia melihat langsung perkembangan pekerjaan serta berdialog dengan keluarga Irfan mengenai kondisi rumah dan kebutuhan perbaikan lainnya.

Belia mengatakan, kehadirannya merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memastikan bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat bagi penerima.

“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi rumah Bapak Irfan dan memastikan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat. Terima kasih kepada donatur yang telah ikut bergotong royong membantu memperbaiki rumah ini,” ujar Belia.

Baca Juga:
Realisasi Pendapatan Kabupaten Lebak Capai Rp1,87 Triliun, Belanja Daerah Rp1,63 Triliun

Perbaikan bagian atap rumah Irfan tersebut mendapat bantuan dari donatur. Bantuan itu menjadi wujud kepedulian dan semangat gotong royong berbagai pihak dalam membantu masyarakat yang membutuhkan hunian lebih layak.

Menurut Belia, upaya meningkatkan kualitas rumah masyarakat tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah. Dukungan dari masyarakat, dunia usaha, maupun para donatur dinilai sangat penting untuk mempercepat penanganan rumah yang kondisinya belum memenuhi standar kelayakan.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kepedulian dan dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat, terutama mereka yang masih tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak,” katanya.

Ia berharap semangat kolaborasi tersebut dapat terus dipertahankan sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh bantuan perbaikan hunian.

Baca Juga:
Tambang di Lebak Wajib Sesuai RTRW, Ini 15 Kecamatan yang Masuk Zona

Sementara itu, Irfan mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan, perbaikan atap rumah membuat dirinya dan keluarga merasa lebih tenang.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih karena rumah kami mendapat perhatian dan bantuan. Atap rumah sekarang sedang diperbaiki, sehingga kami merasa lebih tenang dan mudah-mudahan nantinya rumah ini bisa lebih nyaman untuk keluarga,” ungkap Irfan.

Irfan juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan Pemerintah Kabupaten Lebak yang telah datang secara langsung untuk melihat kondisi rumahnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu. Semoga kebaikan dan bantuan yang diberikan dibalas dengan rezeki dan keberkahan,” tambahnya.

Selain bagian atap, kondisi kamar mandi rumah Irfan juga menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut. Pemerintah daerah melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Lebak akan mengupayakan bantuan perbaikan kamar mandi melalui usulan program pada tahun berikutnya.

Namun, bantuan tersebut akan disesuaikan dengan ketentuan serta kemampuan program yang tersedia.

Belia berharap penanganan rumah tidak layak huni dapat dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.

“Semoga secara bertahap rumah ini dapat menjadi lebih layak, sehat dan nyaman untuk ditempati. Ini merupakan bentuk kepedulian bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, sehingga sinergi dan gotong royong seperti ini sangat penting,” ujar Belia.

Dalam kunjungan tersebut, Belia didampingi Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Lebak, Ketua TP PKK Kecamatan Rangkasbitung, Lurah Cijoro Lebak, serta Ketua RW dan Ketua RT setempat.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam memastikan penanganan rumah tidak layak huni di Kabupaten Lebak berjalan secara bertahap dan tepat sasaran. Perbaikan hunian diharapkan dapat meningkatkan keamanan, kesehatan, serta kenyamanan masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. (*)