KETIK, MADIUN – Nanik Sudaryati Deyang, atau yang lebih dikenal sebagai Nanik S. Deyang, resmi diangkat menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menggantikan Dadan Hindayana yang beberapa waktu lalu dicopot oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Karier wanita kelahiran Madiun, 3 Januari 1968 ini terbilang cukup moncer. Ia mengawali kiprahnya sebagai jurnalis di Tabloid Bangkit, hingga kemudian dipercaya menjadi tim sukses Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 dan 2024.
Setelah Prabowo memenangi Pilpres 2024, Nanik dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan periode 2024–2029.
Karier mantan jurnalis ini terus menanjak. Pada 12 Juni 2025, ia diangkat menjadi Komisaris Independen Pertamina. Tak berselang lama, tepatnya pada 17 September 2025, Presiden Prabowo mempromosikannya sebagai Wakil Kepala BGN, sekaligus memberhentikannya dari jabatan di Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.
Puncaknya terjadi pada 2 Juni 2026. Nanik resmi didapuk sebagai orang nomor satu di BGN untuk menggantikan Dadan Hindayana.
Baca Juga:
Sony Sonjaya Ajukan JC di Kasus MBG, Apa Itu Justice Collaborator dan Apa Keuntungannya?Melalui penunjukan ini, Nanik memegang otoritas penuh dalam memimpin pelaksanaan program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Indonesia. Presiden Prabowo pun berharap ia mampu menjalankan amanah besar ini dengan optimal.
Di sisi akademis, Nanik S. Deyang merupakan alumnus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bergelar Sarjana Biologi. Ia kemudian melanjutkan studi S2 dan meraih gelar Magister Ilmu Kehutanan dari Universitas Gadjah Mada (UGM). (*)