KETIK, ACEH SINGKIL – Kepala kantor Kementerian Agama (Kankemenag), Aceh Singkil, H. Azhar, S.Ag, memantau langsung pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026.
Kompetisi bergengsi bagi generasi muda ini dipusatkan di aula Kankemenag Aceh Singkil, selama tiga hari, 7 sampai 9 September 2026.
Pelaksanaan OMI mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan OMI. Regulasi ini menjadi acuan resmi penyelenggaraan OMI sebagai wadah integrasi kompetisi sains dan riset madrasah melalui Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES).
OMI tahun ini mengusung tema "Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju".
Kakankemenag Aceh Singkil, H. Azhar, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, guru pembimbing, dan para peserta yang tampil penuh percaya diri.
Baca Juga:
Usai Muktamar, PCNU Aceh Singkil Langsung Gelar Rapat Pengurus"OMI ini bukan sekadar ajang meraih juara di tingkat kabupaten, melainkan batu loncatan yang strategis," ujarnya.
"Kami menaruh harapan besar agar anak-anak didik mampu melaju hingga ke tingkat nasional dan mengharumkan nama 'Aceh Singkil Batuah' di kancah yang lebih luas," sambungnya.
Ia juga menambahkan bahwa melalui fondasi ekoteologi yang memadukan spiritualitas keislaman, keilmuan sains, dan kearifan local madrasah di Aceh Singkil siap melahirkan generasi unggul dan berkarakter demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Lebih lanjut, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kankemenag Aceh Singkil, Kamaluddin, SE, menekankan pentingnya penguasaan sains dan teknologi yang berlandaskan nilai-nilai keislaman serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Baca Juga:
Wabup Dairi Buka Festival Cipta Lagu Pak-Pak 2026Melalui ajang ini, para siswa ditantang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga peka terhadap isu-isu lingkungan melalui pendekatan riset dan inovasi.
Rangkaian kompetisi OMI 2026, dijadwalkan secara bertahap untuk setiap jenjang pendidikan, yakni jenjang MA/SMA, Senin, 7 September 2026, jenjang MTs/SMP, Selasa, 8 September 2026, dan jenjang MI/SD, Rabu, 9 September 2026.
OMI 2026 berbasis CBT ini diikuti sebanyak 221 siswa / siswa dan sukses digelar secara lancar, tertib, dan transparan. Antusiasme tinggi para peserta di hadapan layar komputer menjadi bukti kesiapan talenta madrasah Aceh Singkil dalam menguasai teknologi. (*)