KETIK, JOMBANG – Sebanyak 25 ibu-ibu PKK Desa Rejoslamet mengikuti Workshop Ecoenzyme dan Pembuatan Sabun Berbahan Ecoenzyme yang diselenggarakan oleh Kelompok 15 Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPN "Veteran" Jawa Timur di Balai Desa Rejoslamet, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, pada Kamis, 30 Juli 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi ecoenzyme serta produk sabun ramah lingkungan melalui penyampaian materi dan praktik secara langsung.
Workshop diawali dengan penyampaian materi mengenai ecoenzyme dan pemanfaatannya sebagai bahan dasar pembuatan sabun, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Setelah itu, peserta akan melakukan praktik pembuatan ecoenzyme dan sabun berbahan dasar ecoenzyme sebagai bentuk penerapan materi yang telah disampaikan.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Selain menyimak materi, mereka juga aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan terlibat langsung dalam praktik pembuatan ecoenzyme dan sabun berbahan ecoenzyme yang dipandu oleh mahasiswa KKN.
Baca Juga:
Panitia Iduladha 1447 H Diminta Hindari Kresek, DLH Sleman Dorong Penggunaan Besek dan Daun Jati untuk Wadah Daging Hewan KurbanIbu Zeni selaku Ketua PKK Desa Rejoslamet, mengapresiasi terselenggaranya workshop tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan wawasan baru sekaligus keterampilan yang bermanfaat bagi masyarakat di Desa Rejoslamet.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami jadi mengetahui cara memanfaatkan limbah organik menjadi ecoenzyme dan mengolahnya menjadi sabun. Harapannya, ilmu yang kami peroleh hari ini dapat diterapkan di rumah dan dibagikan kepada masyarakat lainnya” ujarnya.
Sementara itu, Apriliyo selaku Ketua Kelompok 15 KKN UPN "Veteran" Jawa Timur, mengatakan workshop ini merupakan bagian dari program kerja yang bertujuan mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan melalui pemanfaatan limbah organik.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan peserta, tetapi juga mendorong penerapan pengelolaan limbah organik di tingkat rumah tangga sehingga dapat memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat” ujarnya.
Baca Juga:
Go Green, Mario Aji Bersama Riders MotoGP Tanam Pohon di Kawasan Sirkuit MandalikaMelalui kegiatan ini, Kelompok 15 KKN UPN "Veteran" Jawa Timur berharap masyarakat Desa Rejoslamet semakin memahami pentingnya pengelolaan limbah organik dan mampu memanfaatkan ecoenzyme sebagai produk yang bernilai guna serta ramah lingkungan.
Penulis: Chiquita Alzena, Khansa Tsabitah Aulia, Shafira Naura Azhari | Editor: Atika Ruly Salamah