KETIK, JAKARTA – Mesir mencetak sejarah baru di Dallas. Itu setelah mereka meraih kemenangan pertama mereka di fase gugur putaran final 32 besar Piala Dunia, dengan mengalahkan Australia 4-2 melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1, 4 Juli 2026.
Pada pertandingan sebelumnya, The Pharaohs mengalahkan Selandia Baru untuk mencatat kemenangan pertama mereka di panggung dunia. Kini mereka merayakan kemenangan kedua atas wakil kawasan Antipodea setelah sukses dalam adu penalti yang dipastikan oleh Hossam Abdelmaguid, menyusul kegagalan Harry Souttar dan Lucas Herrington dari kubu Australia.
The Pharaohs unggul lebih dulu lewat gol cepat Emam Ashour, namun gol bunuh diri Mohamed Hany pada babak kedua membuat pertandingan yang berlangsung ketat harus ditentukan melalui adu penalti.
Bagi tim asuhan Hossam Hassan, hadiah atas kemenangan ini adalah tiket ke Babak 16 Besar di Atlanta pada 7 Juli untuk menghadapi pemenang laga Argentina vs Tanjung Verde yang berlangsung pada Jumat malam.
Jalannya Pertandingan
Baca Juga:
Kecewa Jerman Tersingkir, Wartawan Senior Edy M Yakub Tetap Doakan yang Terbaik Piala Dunia 2026Socceroos nyaris mendapatkan awal yang sempurna ketika tendangan jarak jauh Cristian Volpato membentur sisi atas mistar gawang pada menit-menit awal. Namun justru mereka yang tertinggal setelah Ashour mencetak gol dari fase kedua sebuah situasi bola mati pada menit ke-13.
Tembakan pertama sang gelandang sempat diblok, tetapi ketika Karim Hafez mengirim bola kembali ke dalam kotak penalti, Ashour menyundulnya masuk di tiang jauh. Pemain berusia 28 tahun itu belum pernah mencetak gol untuk tim nasional sebelum tiba di Amerika Utara, tetapi kini telah mengoleksi dua gol di Piala Dunia.
Australia yang diperkuat banyak pemain muda tampil penuh semangat, tetapi gagal menciptakan peluang emas. Tantangan mereka semakin berat ketika bek sayap Jordan Bos mengalami cedera lutut yang memaksanya digantikan oleh Kai Trewin saat turun minum. Meski begitu, mereka sempat mendapat keberuntungan sesaat setelah babak kedua dimulai ketika Omar Marmoush lolos sendirian, namun penyelesaian akhirnya melebar dari sasaran.
Tim asuhan Tony Popovic memanfaatkan momen tersebut, dengan ancaman mereka dari situasi bola mati menghasilkan gol penyeimbang. Aiden O'Neill mengirim tendangan bebas dari sisi kiri, dan Mohamed Hany justru menyundul bola ke gawangnya sendiri untuk mencatat gol bunuh diri keduanya di turnamen ini.
Baca Juga:
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026: Tanjung Verde Buat Juara Bertahan Argentina Susah Payah Lolos 16 BesarMesir seharusnya mampu mengakhiri pertandingan pada waktu normal andai Patrick Beach tidak melakukan penyelamatan gemilang dengan satu tangan untuk menggagalkan sundulan keras Rami Rabia yang menyambut umpan Mohamed Salah. Salah, yang dinyatakan fit meski sempat dikhawatirkan mengalami masalah hamstring, kemudian memberi umpan kepada Haissem Hassan, tetapi tembakannya berhasil diblok dengan brilian oleh Harry Souttar.
Australia memasukkan kiper pengganti Mat Ryan menggantikan Patrick Beach sesaat sebelum peluit akhir dibunyikan, tetapi keputusan itu tidak membuahkan hasil karena Mesir sukses mengeksekusi seluruh tendangan penalti mereka, termasuk penalti bergaya Panenka yang dieksekusi dengan tenang oleh Salah. (*)