KETIK, TRENGGALEK – Cabang olahraga (cabor) senam berhasil menjadi yang pertama meraih medali untuk kontingen Kabupaten Trenggalek pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang ke-15 di Kabupaten Ngawi.

Adalah Fathan Oktaviano yang berhasil menyumbang pundi-pundi medali, yakni satu perak untuk nomor ring dan satu perunggu untuk nomor lantai.

"Meskipun tidak sesuai target meraih  satu emas dan dua perak, secara keseluruhan anak-anak sudah tampil bagus. Terbukti semua masuk final. Ya mungkin Dewi Fortuna belum berpihak," kata Dwi Agus Karmono, pelatih kepala senam Trenggalek kepada Ketik.com, Selasa 2 November 2026.

Agus sapaan dia, menjelaskan, pada Popda kali ini pihaknya mengirimkan enam atlet  yang terbagi menjadi dua, yakni tiga putra dan tiga putri. Atlet putra terdiri dari Fathan Oktaviano, Mochamad Ramadhan, dan Rivaldi Anggara.

"Sedangkan untuk atlet putri terdiri dari Inara Anjani, Nauvalin Adila, dan Khamidha Zahra," ujarnya.

Baca Juga:
Ketum PJSI Trenggalek Ungkap Alasan Judo Patok Dua Emas Porprov 2027, Begini Katanya

Meski tidak berhasil memenuhi target di Popda, ia berjanji akan berbuat yang terbaik untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027 tahun depan. Apalagi ada satu atlet putra atas nama Romi yang berpotensi meraih medali emas.

"Insyaallah anak-anak bisa berbuat maksimal pada Porprov, tentunya dengan menyumbangkan emas, perak dan perunggu," ungkapnya.

Kemudian, untuk memaksimalkan persiapan sekaligus merealisasikan capaian pada Porprov, ia akan melakukan try out selama satu bulan penuh. Tak terkecuali untuk mencoba beberapa alat-alat baru di Surabaya.

"Kami bersama jajaran pelatih akan mengajukan anggaran ke KONI untuk mencoba alat di Surabaya, karena di sana alatnya kan lengkap," tandasnya.

Baca Juga:
Sepak Takraw Trenggalek Target Perunggu di Popda XV

Ia akan mengevaluasi hasil dari Popda dan berjanji akan berbuat yang terbaik untuk Trenggalek di Porprov. Termasuk dengan kehadiran Romi yang diharapkan bisa mendulang emas bersama Fathan.

"Pada Porprov kami akan turunkan empat atlet putra dan tiga atlet putri. Kalau melihat peta kekuatan lawan, atlet putri berpeluang meraih perunggu. Saya mohon maaf kepada masyarakat Trenggalek, gagal persembahan emas pada Popda," tandasnya (*)