KETIK, BATU – Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batu mengajak perempuan meningkatkan perhatian terhadap kesehatan fisik dan mental melalui Sarasehan Olahraga, Kesehatan, dan Pasar Murah yang digelar di Gedung Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, pada Rabu, 16 September 2026.

Kegiatan yang menjadi agenda tahunan Perwosi tersebut mengangkat tema “Perempuan Aktif, Jiwa Sehat, Kenali, Cegah dan Periksa Hepatitis B untuk Lindungi Diri serta Keluarga”.

Ketua Perwosi Kota Batu Ridha Agusta Susandra mengatakan perempuan menjalankan berbagai peran, baik dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat.

Kondisi tersebut membuat perhatian terhadap kesehatan tubuh dan kondisi mental menjadi hal yang perlu ditempatkan sebagai prioritas.

“Perempuan memiliki banyak peran, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan fisik dan mental perlu menjadi prioritas,” ujarnya.

Baca Juga:
‎Kota Batu Bikin Bangga! Desa Tulungrejo Sabet Juara 1 Jamsostek Award Jatim, Brawijaya Oleh-Oleh Raih Posisi 3

Menurutnya, perempuan kerap menjalankan berbagai aktivitas secara bersamaan sehingga kesadaran untuk menjaga kesehatan perlu dibangun dalam keseharian. Kondisi fisik dan mental yang baik dinilai dapat mendukung perempuan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kita sebagai perempuan melakukan banyak hal dalam waktu yang sama. Karena itu, kita harus aware terhadap kesehatan jiwa dan badan. Kalau jiwa dan badan kita sehat, kita bisa menjalankan kegiatan sehari-hari dengan baik,” tuturnya.

Sarasehan tersebut menghadirkan dr. Ferdinandus Stevanus Kakiay, Sp.PD-FINASIM dan dr. Rasmi, Sp.KJ sebagai narasumber. Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama, kemudian dilanjutkan dengan edukasi kesehatan serta pasar murah yang mendapat dukungan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur.

Ketua GOW Kota Batu Qurratu Aini Zadim menilai peningkatan pemahaman mengenai kesehatan memiliki manfaat yang lebih luas karena perempuan juga memegang peran penting dalam lingkungan keluarga. Pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk diterapkan dalam kehidupan keluarga.

Baca Juga:
Jatim Park Hadirkan Mega Science Center dan Budaya, Gubernur Khofifah: Angin Segar Edukasi STEM Siswa

“Perempuan memiliki peran penting sebagai salah satu pilar kesehatan keluarga. Pemahaman mengenai kesehatan tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dapat diterapkan dalam lingkungan keluarga,” papar dia.

Ia menyebut tema yang diangkat dalam sarasehan memiliki relevansi penting bagi perempuan. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan tambahan pengetahuan untuk menjaga kesehatan diri sekaligus keluarganya.

“Tema sarasehan kali ini sangat krusial. Melalui kegiatan ini kita mendapat bekal pengetahuan untuk menjaga kesehatan diri sekaligus keluarga,” jelasnya.

Selain menjadi ruang edukasi, kegiatan tersebut juga memperlihatkan kebersamaan organisasi perempuan di Kota Batu. Ia menilai kolaborasi antarlembaga perempuan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini juga menunjukkan solidnya kebersamaan organisasi perempuan di Kota Batu,” imbuhnya.

Penasehat GOW Kota Batu Hj. Siti Fauziyah kemudian mendorong peserta tidak berhenti pada pemahaman pribadi setelah mengikuti sarasehan.

Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat sehingga manfaat kegiatan dapat menjangkau lingkungan yang lebih luas.

“Ilmu yang didapat hari ini jangan disimpan sendiri, tetapi disebarluaskan kepada keluarga dan masyarakat agar manfaatnya tidak berhenti di sini,” kata Siti Fauziyah.

Ia juga mendorong 33 organisasi yang tergabung dalam GOW Kota Batu untuk terus memperkuat kerja sama dalam berbagai bidang. Kolaborasi tersebut tidak hanya diarahkan pada isu kesehatan dan pendidikan, tetapi juga mencakup persoalan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah yang dapat dimulai dari rumah.

Melalui sarasehan tersebut, Perwosi dan GOW Kota Batu berharap pengetahuan serta kepedulian perempuan terhadap kesehatan terus meningkat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi organisasi perempuan dalam mendukung terwujudnya keluarga dan masyarakat yang sehat. (*)