KETIK, SURABAYA – Tunggal putra Indonesia, Dendi Triansyah menang dua set langsung melawan wakil India, Kaushal Dharmamer dengan skor 2-0 (21-13, 21-18) pada babak 64 besar Surabaya Internasional Challenge 2026 di GOR Sudirman, Selasa, 22 September 2026.

Unggulan ketiga ini tampil percaya diri, hal ini terbukti dengan jarak skor yang cukup jauh di set pertama. Kendati demikian, pada set kedua jarak skor mulai mendekat namun Dendi berhasil menjaga keunggulan hingga akhir pertandingan.

Usai memastikan melaju ke babak-32 besar, Dendi Triansyah mengaku bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan dan tanpa cedera.

"Secara keseluruhan saya lebih beradaptasi dengan suasana lapangan terutama dengan cahaya di sini. Secara bermain saya mencoba lebih sabar dan tidak buru-buru mematikan," katanya.

Dendi juga mengaku cukup kesulitan menghadapi lawan. Menurutnya, Kaushal merupakan salah satu atlet bulu tangkis nomor tunggal senior, penuh pengalaman.

Baca Juga:
Surabaya Badminton Challenge 2026 Siap Bergulir, 279 Peserta Bersaing Rebut Gelar Juara

"Jadi acara fisik dan defense-nya cukup kuat. Tapi saya mau podium di sini. Surabaya sendiri memiliki kesan yang indah buat saya karena ketika bertanding di sini, saya selalu bermain nyaman dan pernah menjadi juara di Sirkuit Nasional," jelasnya.

Sementara itu di pertandingan sebelumnya, tunggal Indonesia, Richie Duta Richardo juga berhasil mengalahkan wakil Malaysia Raghavendra Hari dengan skor 2-0 (21-8, 21-11).

Unggulan pertama ini menang mudah. Kendati menurutnya, masih ada evaluasi yang perlu ditingkatkan lagi usai pertandingan pertamanya pada pagi tadi.

"Harus lebih cepat lagi karena tadi diawal sempat belum mendapatkan hawa mainnya," ungkapnya.

Baca Juga:
Wagub Emil Apresiasi 1.183 Atlet Muda Cabor Bulutangkis Tampil di Kejuaraan Bulutangkis Gubernur Cup Jatim

Selain itu, adaptasi juga diungkapkan Richie belum maksimal. Terlebih cuaca di Surabaya yang cukup panas. Alhasil, Richie harus bergegas untuk melakukan adaptasi cuaca.

"Harus dijaga recovery-nya. Sementara untuk persiapan pertandingan, balik lagi ke diri sendiri, harus fokus satu demi satu match dan tidak usah mikir jauh dulu," tuturnya. (*)