KETIK, PASURUAN – Kabupaten Bondowoso kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Kali ini, giliran kader Posyandu dari Kecamatan Curahdami yang sukses mengukir pencapaian membanggakan dengan meraih Terbaik II Lomba Kader Posyandu Bidang Kesehatan Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.

Penghargaan tersebut diumumkan dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Apresiasi Kader Posyandu Tingkat Provinsi Jawa Timur yang berlangsung di Taman Candra Wilwatikta, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Kamis, 6 Agustus 2026.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kiprah kader Posyandu di Bondowoso mendapat pengakuan di tingkat provinsi. Di balik prestasi tersebut, tersimpan dedikasi panjang para kader dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, mulai dari pendampingan ibu dan anak hingga upaya pencegahan stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso, dr. Moch Jasin, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih kader Posyandu Curahdami. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, semangat pengabdian, dan sinergi seluruh pihak yang selama ini mendukung pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

"Prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa semangat pengabdian, kerja keras, dan dedikasi para kader Posyandu di Kabupaten Bondowoso telah mendapat pengakuan di tingkat provinsi," ujarnya.

Baca Juga:
Menantang Maut di Gunung Piramid, Tim Gabungan SAR Bondowoso Bawa Pulang Dua Jenazah Pendaki dari Jurang Curam

Ia menegaskan, kader Posyandu memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Kehadiran mereka dinilai sangat strategis dalam mendukung kesehatan ibu dan anak, percepatan penurunan stunting, hingga implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP).

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar capaian, tetapi juga menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat.

dr. Moch Jasin juga menyampaikan terima kasih kepada Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bondowoso, seluruh jajaran Dinas Kesehatan, Pemerintah Kecamatan Curahdami, Puskesmas Curahdami, serta seluruh pihak yang telah memberikan pembinaan sehingga prestasi tersebut dapat diraih.

Apresiasi juga disampaikan Camat Curahdami, Guruh Putra, yang menyebut penghargaan tersebut sebagai kebanggaan bagi seluruh masyarakat Curahdami.

Baca Juga:
Menuju Kepastian Hukum, Kejari Kawal Revisi 35 Perda Bondowoso Sesuai KUHP Nasional

"Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi Pemerintah Kecamatan Curahdami dan seluruh masyarakatnya. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk semakin baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan," katanya.

Hal senada diungkapkan Kepala Puskesmas Curahdami, dr. Pong HS. Ia memberikan penghargaan kepada Iim Ratul Azizi bersama tim yang dinilai mampu menunjukkan kerja sama solid hingga berhasil mengantarkan Bondowoso meraih posisi terbaik kedua tingkat Jawa Timur.

"Kami ucapkan selamat kepada Saudari Iim Ratul Azizi beserta tim yang sangat solid dalam mendampingi sehingga mampu mendapat predikat terbaik kedua. Tetap semangat dalam membangun masyarakat Curahdami sehat seutuhnya," ujarnya.

Sementara itu, Iim Ratul Azizi mengaku bersyukur atas penghargaan yang diraih. Ia mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama dan dukungan dari berbagai pihak selama proses pembinaan hingga penilaian lomba.

"Alhamdulillah, suatu kebanggaan luar biasa atas pencapaian ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso, Camat Curahdami, Kepala Puskesmas Curahdami beserta tim, dan seluruh rekan kader Posyandu se-Kecamatan Curahdami yang selalu memberikan dukungan," ungkapnya.

Prestasi ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh kader Posyandu di Kabupaten Bondowoso untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat inovasi pelayanan kesehatan, serta menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas demi terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.(*)