KETIK, MALANG – Kabar baik bagi lulusan SMA/SMK sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa terkendala biaya. Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) resmi membuka pendaftaran KIP Kuliah 2026 melalui jalur Seleksi Mandiri Perguruan Tinggi Swasta (PTS) mulai 1 hingga 31 Juli 2026.

Program bantuan dari pemerintah ini memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan tinggi secara gratis sekaligus memperoleh bantuan biaya hidup selama masa studi.

Menariknya, meski kuota resmi masih menunggu keputusan pemerintah pusat, jumlah penerima KIP Kuliah di Unikama tahun ini diperkirakan akan meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Rektor Unikama, Prof. Dr. Sudi Dul Aji, M.Si., mengatakan penetapan kuota KIP Kuliah sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

"Kuota merupakan kebijakan dari pusat. Namun informasi yang kami terima, jumlahnya akan bertambah dibanding tahun lalu," ujar Prof. Sudi.

Baca Juga:
Kaji Potensi Bencana, Mahasiswa Unikama Investigasi Pesisir Pantai Malang

Pada 2025 lalu, Unikama menerima hampir 150 mahasiswa penerima KIP Kuliah yang berasal dari dua skema, yakni reguler dan aspirasi.

"Total penerima tahun lalu hampir 150 mahasiswa dari jalur reguler dan aspirasi," tambahnya.

Sementara itu, Kepala PMB Unikama, Ayu Liskinasih, S.S., M.Pd., menjelaskan bahwa program KIP Kuliah tahun ini diprioritaskan bagi calon mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Tahun ini diprioritaskan untuk yang berada pada desil 1–4," katanya.

Baca Juga:
Kisah 'Pasangan Fisika' Warnai Pengukuhan Rektor Unikama Prof. Sudi Dul Aji sebagai Guru Besar

Desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang digunakan pemerintah. Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan terendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.

Artinya, prioritas KIP Kuliah 2026 diberikan kepada calon mahasiswa yang berasal dari sekitar 40 persen rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan terendah atau masuk kategori desil 1 hingga desil 4.

Ayu menegaskan, proses seleksi dan penetapan penerima KIP Kuliah sepenuhnya dilakukan oleh Kemdiktisaintek. Pihak kampus hanya memfasilitasi proses pendaftaran serta melakukan verifikasi administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain membebaskan biaya kuliah, penerima KIP Kuliah juga memperoleh bantuan biaya hidup yang besarannya disesuaikan dengan indeks harga di wilayah masing-masing perguruan tinggi.

Bantuan tersebut terdiri atas pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT/SPP) yang dibayarkan langsung oleh pemerintah kepada perguruan tinggi, sehingga mahasiswa tidak perlu membayar biaya pendidikan.

Selain itu, mahasiswa juga menerima bantuan biaya hidup dengan lima kategori nominal, yakni Rp800 ribu, Rp950 ribu, Rp1,1 juta, Rp1,25 juta, hingga Rp1,4 juta per bulan. Dana tersebut disalurkan langsung ke rekening mahasiswa setiap satu semester atau enam bulan sekali.

Unikama juga membuka kesempatan bagi peserta KIP Kuliah untuk memilih hampir seluruh program studi jenjang Sarjana (S1).

"Untuk S1 semua jurusan. Di Unikama kecuali Prodi Fisika karena sedang proses akreditasi," jelas Ayu.

Bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar, proses dilakukan dalam dua tahap. Pertama, peserta membuat akun melalui laman resmi KIP Kuliah, melengkapi biodata, mengunggah dokumen persyaratan, memilih jalur Seleksi Mandiri PTS, serta memilih Universitas PGRI Kanjuruhan Malang beserta program studi yang diinginkan.

Setelah itu, peserta wajib melanjutkan registrasi melalui laman PMB Unikama dengan memilih jalur KIP Kuliah hingga memperoleh akun untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Pendaftaran KIP Kuliah Unikama 2026 dibuka hingga 31 Juli 2026. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Admin PMB Unikama di nomor 0811-3682-200, 0811-3124-248, atau 0811-3780-081. (*)