KETIK, MALANG – Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITSK) RS dr. Soepraoen Malang kembali membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Tidak hanya berfokus pada akademik semata, namun kampus yang terletak di Jalan Sudanco Supriadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang ini siap mencetak mahasiswa yang berkompeten profesional dan siap memasuki dunia kerja. 

Rektor ITSK RS dr. Soepraoen Malang, Dr. dr. Sutrisno, S.H., M.A.R.S., M.H.Kes., FISQua mengatakan, tantangan dunia kerja di Indonesia terus berkembang. Namun di sisi lain, sektor kesehatan dan layanan berbasis teknologi masih membutuhkan sumber daya manusia yang profesional dan memiliki kesiapan kerja sejak dini. 

"Sebagai kampus yang bergerak di bidang kesehatan, teknologi dan sains terapan, maka kami menghadirkan proses pembelajaran yang dipadukan dengan praktik lapangan dan penguatan kompetensi. Sehingga, mahasiswa tidak hanya memperoleh ijazah akademik semata melainkan juga bekal kompetensi profesional yang dapat meningkatkan daya saing saat memasuki dunia kerja," jelasnya, Jumat, 22 Mei 2026. 

Dengan adanya bekal kompetensi ini, maka mahasiswa memiliki nilai tambah seiring dengan meningkatnya permintaan akan tenaga kesehatan, tenaga pendukung layanan medis, hingga transformasi layanan kesehatan berbasis teknologi.

Di samping itu, ITSK Soepraoen Malang juga didukung ekosistem pendidikan yang terhubung dengan fasilitas layanan kesehatan dan rumah sakit. Sehingga, mahasiswa memiliki kesempatan belajar secara langsung di lingkungan kerja nyata. 

Baca Juga:
Unisma Resmi Buka Prodi S1 Sains Lingkungan, Satu-satunya di Malang Raya

Untuk pilihan program studi yang tersedia, mencakup berbagai bidang. Mulai dari Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, Fisioterapi, Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Kedokteran Gigi, Informatika, Keperawatan Anestesiologi, Akupuntur dan berbagai bidang lainnya. 

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni ITSK RS dr. Soepraoen Malang, Sartoyo, S.Kes., S.Sos., M.Kes mengungkapkan, dengan pendidikan berbasis kompetensi, maka lulusan memiliki peluang besar untuk memasuki dunia kerja sesuai bidang kehalian yang ditempuh. 

"Nantinya, mahasiswa ITSK tidak hanya dibekali kompetensi akademik semata. Tetapi juga penguatan karakter, pengalaman organisasi, soft skills serta pendampingan karier. Kami ingin lulusan memiliki kesiapan dan daya saing yang lebih tinggi," terangnya. 

Sementara itu, Wakil Rektor IV Bidang Humas, Kerjasama dan PMB Amin Zakaria, S.Kep., Ners., M.Kes mengungkapkan, jadwal gelombang 2 PMB telah dibuka mulai tanggal 2 Maret hingga 27 Juni 2026. Untuk informasi lengkap terkait jadwal, syarat pendaftaran, jalur seleksi dan program studi dapat diakses melalui laman resmi PMB ITSK RS dr. Soepraoen Malang.

Baca Juga:
Transformasi Pendidikan, 983 Mahasiswa Baru Unitri Siap Jadi Agen Perubahan Indonesia

"ITSK RS dr. Soepraoen Malang menargetkan sebagai kampus yang tidak hanya menghasilkan lulusan akademik terbaik, tetapi tenaga profesional yang siap menghadapi dunia kerja nasional maupun peluang internasional. Kami juga memperluas jejaring kemitraan dan membangun berbagai kolaborasi, untuk meningkatkan daya saing institusi dan mencetak lulusan berkualitas," tandasnya. (*)