KETIK, BANGKALAN – Memasuki dunia perkuliahan bukan hanya soal mengejar prestasi akademik. Berbagai aktivitas di luar ruang kelas juga menuntut mahasiswa memahami aspek keselamatan dan perlindungan diri.
Hal inilah yang menjadi perhatian BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura saat memberikan edukasi kepada sekitar 4.200 mahasiswa baru Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Kabupaten Bangkalan.
Edukasi tersebut diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya ketika mereka nantinya mengikuti kegiatan magang, Kuliah Kerja Nyata (KKN), maupun aktivitas lain di luar lingkungan kampus.
PPS Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Madura, Diny Firmani Rahma, mengatakan mahasiswa memiliki aktivitas yang cukup beragam. Tidak sedikit kegiatan mereka dilakukan di lapangan dan bersinggungan langsung dengan masyarakat maupun dunia kerja.
Karena itu, pemahaman mengenai perlindungan jaminan sosial dinilai perlu dikenalkan sejak mahasiswa mulai menjalani berbagai kegiatan tersebut.
Baca Juga:
Ubah Sampah Dapur Jadi Pupuk, KKN UPN Veteran Jatim Kenalkan Tong Putar Kompos di Ponpes Kasepuhan Assuniyah“Mahasiswa juga perlu mendapatkan pemahaman tentang pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, terutama ketika mereka mengikuti kegiatan magang, KKN maupun aktivitas lainnya yang memiliki risiko,” ujar Diny, Kamis 20 Agustus 2026.
Menurutnya, sosialisasi kepada ribuan mahasiswa baru tersebut bukan sekadar memperkenalkan program BPJS Ketenagakerjaan. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran bahwa risiko dalam aktivitas kerja maupun kegiatan lapangan dapat terjadi kapan saja.
Untuk memperluas jangkauan edukasi, BPJS Ketenagakerjaan juga melakukan kanvasing melalui sejumlah booth Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Mahasiswa diberi kesempatan mendapatkan informasi secara langsung mengenai program serta manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Rangkaian kegiatan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura tidak berhenti di lingkungan perguruan tinggi. Edukasi juga menyasar masyarakat melalui monitoring dan evaluasi (monev) keagenan korporasi BUMDesma Labang.
Baca Juga:
Monev KKN Unikama di Pakisaji, Rektor Ingatkan Mahasiswa Pentingnya Dampak Jangka Panjang bagi MasyarakatDalam kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memberikan pemahaman kepada nasabah mengenai kepesertaan sekaligus manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa perluasan perlindungan dilakukan melalui berbagai jalur, mulai dari lingkungan pendidikan hingga jaringan mitra di tengah masyarakat.
Diny menegaskan, peningkatan jumlah peserta bukan satu-satunya tujuan. Menurutnya, yang lebih penting adalah memastikan masyarakat benar-benar memahami manfaat perlindungan yang mereka dapatkan sebagai peserta.
“Harapannya, semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial dan kemudian terlindungi sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.
Melalui sosialisasi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura berharap kesadaran mengenai jaminan sosial semakin tumbuh di kalangan generasi muda. Mahasiswa pun diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga memahami pentingnya perlindungan ketika menjalankan aktivitas di lapangan. (*)