KETIK, MALANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang menggelar rangkaian kegiatan Sapta Rona Pesona pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Matos. Potensi dan geliat UMKM dari tujuh daerah binaan BI Malang melebur menjadi satu untuk mendongkrak perekonomian regional.

Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Indra Kuspriyadi menjelaskan pada tahun ini Sapta Rona Pesona telah bermetamorfosis. Dari yang semula hanya melibatkan beberapa daerah saja, kini berkembang menjadi tujuh daerah meliputi Malang Raya, Probolinggo Raya, dan Pasuruan Raya.

"Ada tujuh daerah yang memiliki keindahan, rona, pesona yang kami satukan saat ini. Pelaksanaan Sapta Rona Pesona ini untuk mendukung inklusivitas, main event di Matos, tapi kami juga hadir di Probolinggo, Pasuruan, dan lokasi-lokasi lainnya," ujarnya, Kamis 30 Juli 2026.

Dalam rangkaian Sapta Rona Pesona, BI Malang juga melakukan kegiatan kurasi UMKM yang memunculkan business matching untuk UMKM. Begitu pula dengan kegiatan QRISMA, Digimatch, Wastranova, Sijules, Qurbania, Halal Chef Competition, Satria, Festival Batik dan UMKM, dan kegiatan lainnya.

"Kami hadir untuk memberikan warna dalam setiap dinamika ekonomi, juga rasa nasionalisme, bagaimana kita harus mendorong pertumbuhan ekonomi. Sesuai tagline bahwa kami akan hadir di setiap makna Indonesia," katanya.

Baca Juga:
Inflasi Kota Malang Juni 2026 Capai 0,34 Persen, Harga BBM Jadi Pemicu

Ia menegaskan bahwa Sapta Rona Pesona 2026 tidak sekadar menjadi rangkaian seremonial semata. Kegiatan tersebut juga momen awal bagi lahirnya lebih banyak UMKM untuk naik kelas dan berkualitas.

"Tentu juga membuka akses pasar yang seluas-luasnya termasuk untuk pembiayaan. Kami akan mendorong transaksi digital dan menciptakan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi yang baru, agar momentum pertumbuhan yang baik ini bisa tetap terjaga dan kita bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat," pungkasnya.

Baca Juga:
BI Malang Beberkan Sinyal Positif! Konsumen Yakin Ekonomi 6 Bulan ke Depan Makin Cerah