KETIK, SURABAYA – Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menyarankan agar PSSI kembali menghidupkan kompetisi Piala Indonesia.

Hal ini bertujuan untuk memberikan kompetisi bergengsi lainnya, selain Super League.

Saran itu ia sampaikan usai pertandingan melawan Persis pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Alasannya, sebanyak 18 tim berkompetisi memperebutkan juara Super League, namun hanya satu tim yang keluar sebagai juara.

"Karena saat ini hanya ada dua tim yang bersaing meraih gelar juara (Super League), yakni Persib dan Borneo FC. Pada akhirnya hanya satu juara, sementara tiga tim terbawah terdegradasi," katanya.

Baca Juga:
Kabar Baik untuk Bonek! Dua Pemain Persebaya yang Cedera Mulai Pulih

Padahal, lanjutnya, klub-klub di Indonesia banyak dan memiliki kualitas pemain yang bagus.

Maka dari itu, menurut Tavares ada baiknya ada turnamen atau kompetisi selain Super League.

"Saya rasa kami butuh Piala Indonesia, Piala Presiden, atau turnamen lainnya. Tujuannya agar lebih banyak klub yang bisa memenangkan gelar juara," jelasnya.

Kendati demikian, Bernardo Tavares tetap mematuhi segala macam peraturan yang dibuat oleh PSSI.

Baca Juga:
Bintang Muda Persebaya Beri Tanggapan Bijak Usai Timnya Gagal Bawa 3 Poin di Solo

Hal ini dikarenakan dirinya sebagai pelatih yang hanya berwenang memimpin tim.

"Ini dari sudut pandang saya. Tentu saya ini berbicara sebagai pelatih," katanya.

Sebagaimana diketahui, Super League telah memasuki akhir musim.

Seluruh tim tinggal memainkan laga dua kali. Hingga pekan ke-32, sudah dua tim yang dipastikan terdegradasi, PSBS dan Semen Padang. (*)