KETIK, TULUNGAGUNG – Pemerintah Desa Bukur Tulungagung sukses menggelar puncak acara Bazar dan Pentas Seni dalam rangka Bersih Desa dengan menghadirkan pertunjukan seni Campursari yang meriah, Minggu malam, 12 Juli 2026.
Acara yang menjadi magnet bagi ratusan warga Desa Bukur ini berlangsung tertib dan penuh antusias di area lokasi bazar desa di jalan depan Kamituwo.
Rangkaian acara puncak dimulai tepat pada pukul 19.30 WIB. Sebagai pembuka, masyarakat disuguhkan penampilan energik dari Jaranan Senterewe yang dibawakan oleh pemuda-pemudi lokal Desa Bukur.
Kemeriahan panggung semakin memuncak saat kelompok Campursari Taruno Laras asal Desa Bukur mengambil alih perhatian penonton.
Pertunjukan malam itu kian berkelas dengan kehadiran sederet sinden kondang, salah satunya Nanda Sari, yang berkolaborasi apik dengan guyonan segar dari pelawak kawakan Dagelan Gareng asal Pacitan.
Baca Juga:
Perdana Digelar, Bazar UMKM Desa Bukur Tulungagung Sukses Sedot Antusiasme WargaKemeriahan acara ini tidak lepas dari kehadiran Kepala Desa Bukur, Bapak Juni, beserta Ibu Ketua TP PKK Desa Bukur. Menambah kesakralan acara, kehadiran mereka turut diiringi oleh perwakilan Kepala Desa se-Kecamatan Sumbergempol, jajaran perangkat Desa Bukur, Ketua BPD, serta pengurus LPM. Kehadiran para tokoh masyarakat di lokasi bazar ini pun langsung disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah dari warga yang memadati lokasi.
Kades Bukur: "Bazar UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Warga"
Dalam sambutannya, Kepala Desa Bukur, Bapak Juni, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran seluruh rangkaian acara. Beliau mendoakan agar seluruh masyarakat Desa Bukur senantiasa diberikan kesehatan lahir dan batin, serta desanya dijauhkan dari segala marabahaya.
"Saya menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia penyelenggara dan warga masyarakat Desa Bukur yang telah mendukung penuh acara Bersih Desa tahun ini." ujar Juni pada sambutannya.
Baca Juga:
Kasus Viral Eks Karyawati PT API Tulungagung Berakhir Damai di Disnakertrans Tulungagung"Apresiasi khusus juga saya sampaikan kepada seluruh Pak RT dan Pak RW yang telah bergerak bersama warganya untuk nyengkuyung (bergotong-royong) agenda desa ini," ujar Mbah Bukur.
Ia berharap, kekompakan yang ditunjukkan oleh warga dapat terus dipertahankan agar Desa Bukur ke depan bertransformasi menjadi desa yang aman, nyaman, bermartabat, serta semakin maju.
Pada kesempatan yang sama, Kades Juni juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga sekitar yang rute jalannya sedikit terganggu atau mengalami ketidaknyamanan selama prosesi bazar berlangsung.
Beliau menegaskan bahwa program Bazar UMKM yang baru pertama kali diadakan tahun ini sengaja dirancang sebagai bentuk uji coba (titik tolok) sekaligus bahan evaluasi.
"Tujuan utama kami adalah memberikan hiburan sekaligus mendongkrak ekonomi warga. Alhamdulillah, terbukti perputaran ekonomi lewat UMKM sangat luar biasa, bahkan banyak pedagang yang mejanya sudah bersih (ludes) sebelum malam larut. Ini membuktikan bahwa warga Bukur memiliki potensi ekonomi yang bisa diandalkan jika kita terus menjaga persatuan dan kerukunan," pungkasnya menutup sambutan.
Acara kemudian dilanjutkan denganpagelaran inti Campursari yang berhasil menghibur masyarakat hingga akhir acara dengan tertib dan kondusif. Saat berita ini dinaikkan ke publik, pegelaran campursari masih berlangsung dengan tampilnya bintang tamu Gareng. (*)