KETIK, LAMONGAN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Kelompok 63 menggelar edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Rabu 15 Juli di SDN Somosari, Desa Somosari, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan.
Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat kepada siswa melalui edukasi yang dikemas secara interaktif. Program ini juga menjadi bentuk dukungan mahasiswa KKN terhadap budaya menjaga kebersihan di lingkungan sekolah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti siswa dan guru. Setelah itu, mahasiswa KKN UIN Sunan Ampel Surabaya Kelompok 63 menyampaikan materi PHBS yang dilanjutkan dengan praktik mencuci tangan dan pemilahan sampah.
Siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi. Selain menerima materi, mereka juga diajak mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar serta memilah sampah organik dan anorganik melalui kegiatan yang dikemas secara menyenangkan.
Pemateri edukasi PHBS dari tim KKN UIN Sunan Ampel Surabaya Kelompok 63, Eriska Amalia Henisya, mengatakan metode pembelajaran interaktif dipilih agar siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Baca Juga:
KKN UINSA Gandeng DLH Lamongan Edukasi Pemilahan Sampah untuk Tingkatkan Kesadaran Lingkungan Warga Desa Somosari"Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka aktif saat sesi praktik maupun permainan sehingga materi yang kami sampaikan menjadi lebih mudah dipahami," ujarnya
Menurutnya, kebiasaan hidup bersih dan sehat perlu dibangun sejak usia dini agar dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga.
"Kami berharap kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan diri, dan memilah sampah dapat terus diterapkan oleh siswa setelah kegiatan ini selesai, baik di sekolah maupun di rumah," tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan PHBS di sekolah, mahasiswa KKN UIN Sunan Ampel Surabaya Kelompok 63 menyerahkan dua jenis tong sampah, yaitu organik dan anorganik kepada pihak SDN Somosari.
Baca Juga:
Tanamkan PHBS Sejak Dini, Mahasiswa KKN UINSA Edukasi Siswa MI Thoriqotus SalamTong sampah tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran sekaligus membiasakan siswa memilah sampah sesuai jenisnya. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dan sehat.
Guru SDN Somosari, Maskur, mengapresiasi pelaksanaan edukasi PHBS yang diselenggarakan mahasiswa KKN UIN Sunan Ampel Surabaya Kelompok 63. Menurutnya, kegiatan tersebut selaras dengan program kebersihan yang telah diterapkan di sekolah.
"Kegiatan yang diadakan teman-teman KKN hari ini sangat membantu kami. Di SDN Somosari sudah ada program TASA (Tau Ada Sampah Ambil). Edukasi PHBS ini semakin memperkuat pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah maupun kebersihan diri siswa," ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sehingga mampu memperkuat pembiasaan hidup bersih sekaligus meningkatkan kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan sekolah.
Antusiasme siswa terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Mereka aktif mengikuti senam, menyimak materi, mempraktikkan cara mencuci tangan, memilah sampah, hingga mengikuti permainan edukatif bersama mahasiswa KKN.
Salah seorang siswa kelas 6 SDN Somosari, Muhammad Syahrul Ramadhan, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena materi disampaikan melalui praktik yang mudah dipahami.
"Kegiatannya seru. Dari awal kami senam bersama, belajar cara mencuci tangan, memilah sampah, lalu bermain bersama kakak-kakak KKN. Setelah mengikuti kegiatan ini, saya akan mempraktikkan apa yang sudah diajarkan di rumah," katanya.
Hal senada disampaikan siswi SDN Somosari, Faiqoh. Menurutnya, penyampaian materi melalui praktik membuat siswa lebih mudah memahami isi edukasi yang diberikan.
"Menurut saya kegiatannya cukup seru dan menarik karena ada praktiknya. Jadi kami bisa belajar langsung, tidak mendengarkan materi saja," tuturnya. (*)