KETIK, YOGYAKARTA – Pertemuan strategis dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) digelar oleh Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Polri bersama Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri DIY.
Kegiatan bertajuk "Penguatan Sinergitas Baintelkam Polri dan KBPP Polri dalam Rangka Menjaga Stabilitas Kamtibmas di Daerah Istimewa Yogyakarta" ini dilangsungkan di Yogyakarta, Kamis 23 April 2026.
Sinergi ini dipandang krusial mengingat dinamika sosial di Yogyakarta yang tinggi, serta posisi KBPP Polri sebagai mitra strategis institusi kepolisian.
Suasana koordinasi yang erat namun tetap formal menyelimuti ruangan bernuansa tradisional yang ditopang tiang-tiang kayu serta dinding bata ekspos. Di latar belakang, terpampang banner yang menjadi pusat perhatian, menampilkan tema acara "Penguatan Sinergitas Baintelkam Polri dan KBPP Polri dalam Rangka Menjaga Stabilitas Kamtibmas di Daerah Istimewa Yogyakarta".
Banner tersebut juga dihiasi logo KBPP Polri serta Baintelkam Polri, yang semakin dipertegas dengan siluet gambar landmark ikonik Yogyakarta, yakni Tugu Pal Putih dan Candi Prambanan.
Di meja utama, para pemimpin kedua institusi duduk melingkar untuk memaparkan arahan strategis. Tampak Agen Intelijen Kepolisian Utama Tk.1 Baintelkam Polri, Irjen Pol Yuyun Yudhantara, didampingi oleh Ketua PD KBPP Polri DIY, Janu Ismadi, serta pejabat Polda DIY, termasuk Plt Wadir Intelkam Polda DIY, AKBP Khaira Arjuandi dan Kabagbinops Ditbinmas Polda DIY, AKBP Hadi Sutomo.
Baca Juga:
Polres Gresik Tegaskan Kesetaraan Gender di Hari Ibu Ke-97 Jadi Pilar Indonesia Emas 2045Seluruh peserta yang hadir, baik dari jajaran kepolisian maupun pengurus KBPP Polri, menyimak dengan serius, menegaskan komitmen untuk menyatukan visi dalam mendukung tugas-tugas preventif kepolisian di lapangan.
Dalam forum tersebut, Irjen Pol Yuyun Yudhantara menekankan bahwa kolaborasi ini tidak boleh sekadar seremonial, melainkan harus menyentuh level operasional yang berbasis pada kepercayaan dan tanggung jawab bersama.
KBPP Polri, dengan ikatan biologisnya, diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam merangkul berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas dan mahasiswa, serta berperan sebagai filter efektif terhadap isu-isu negatif yang berpotensi mengganggu kamtibmas dan mencederai citra Polri.
Ia secara khusus mengapresiasi inisiatif operasional yang pernah dilakukan anggota KBPP Polri, seperti saat memberikan imbauan persuasif kepada massa aksi guna menjaga ketertiban saat terjadi kerusuhan di wilayah Polda DIY.
Di sisi lain, perwakilan dari Polda DIY, AKBP Khaira Arjuandi dan AKBP Hadi Sutomo, menegaskan bahwa pembinaan terhadap KBPP Polri menjadi prioritas untuk memperkuat basis kemitraan.
Tantangan internal yang dihadapi KBPP Polri, mulai dari validasi pendataan keanggotaan, regenerasi, hingga ketiadaan sekretariat tetap, yang disampaikan oleh Ketua KBPP Sleman, Aris Eko S, dan perwakilan korwil Bantul, Lina, turut dibahas dengan solutif.
Baca Juga:
Penyegaran Organisasi, Kapolres Pekalongan Pimpin Sertijab Kasat Narkoba dan 4 KapolsekPihak kepolisian mendorong seluruh pengurus untuk menempuh mekanisme formal agar kendala tersebut dapat diurai secara profesional.
Langkah ini diharapkan mampu memastikan KBPP Polri tumbuh menjadi organisasi yang solid, mandiri, dan profesional dalam mendukung terciptanya Yogyakarta yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warganya. (*)