KETIK, ACEH BARAT – Tiga putra Aceh dari tiga daerah berbeda akan mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 66 Tahun 2026.
Mereka adalah Dr. Teuku Rahman dari Trieng Gadeng, Aulia Sofyan, Ph.D. dari Bireuen, serta Zulfirman, SE, M.Si. dari Meulaboh, Aceh Barat.
Ketiganya kini mengemban amanah pada posisi strategis di lembaga pemerintahan dan perguruan tinggi, dengan latar belakang serta pengalaman pengabdian yang berbeda.
Dr. Teuku Rahman merupakan putra Trieng Gadeng, Aceh.
Saat ini ia menjabat Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Kepemimpinan pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Sebelumnya, Teuku Rahman pernah menjabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulawesi Selatan dan Papua Barat.
Pengalamannya di bidang penegakan hukum dan pengembangan sumber daya manusia menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya di tingkat nasional.
Sementara itu, Aulia Sofyan, Ph.D., putra Bireuen, saat ini menjabat salah satu Kepala Pusat di Sekretariat Jenderal DPR RI.

Sebelumnya, ia pernah menduduki jabatan Eselon II di Pemerintah Provinsi Aceh serta dipercaya sebagai Penjabat (Pj.) Bupati Bireuen.
Adapun Zulfirman, SE, M.Si., merupakan putra Meulaboh, Aceh Barat. Ia kini menjabat Kepala Biro Perencanaan, Keuangan dan Umum Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh.
Sebelum mengabdi di perguruan tinggi, Zulfirman memiliki pengalaman di sejumlah institusi, antara lain Kementerian Keuangan, Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD-Nias, serta Unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat.
Keikutsertaan ketiganya dalam PKN Tingkat I Angkatan 66 menjadi gambaran keterlibatan putra Aceh dalam penguatan kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, penegakan hukum, pengembangan sumber daya manusia hingga pengelolaan perguruan tinggi di tingkat nasional.
Dari Trieng Gadeng, Bireuen hingga Meulaboh, ketiganya membawa pengalaman dan perspektif berbeda.
Namun, mereka dipertemukan dalam satu ruang pembelajaran untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, memperluas jejaring serta mengembangkan gagasan perubahan.
Sesuai jadwal pelaksanaan PKN Tingkat I Angkatan 66 Tahun 2026, Kamis, 3 September 2026, menjadi salah satu momentum penting bagi ketiganya.
Mereka akan menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan kepemimpinan dan menerima sertifikat kelulusan yang diserahkan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia.
Momentum tersebut menjadi penanda selesainya salah satu tahapan penting dalam perjalanan kepemimpinan mereka, sekaligus awal untuk mengimplementasikan pengetahuan, pengalaman dan gagasan yang diperoleh selama mengikuti PKN.(*)
