Awali Kegiatan Harlah Ke-20, PPDI Tulungagung Gelar Ziarah Makam Bupati Pertama di Srigading

4 Juni 2026 12:43 4 Jun 2026 12:43

Sugeng Hariyadi, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Awali Kegiatan Harlah Ke-20, PPDI Tulungagung Gelar Ziarah Makam Bupati Pertama di Srigading

PPDI Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan ziarah dan doa bersama. dengan khidmat ini bertempat di makam Srigading, Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, pada Kamis pagi, 4 Juni 2026 (Foto: Hariya/Ketik.com)

KETIK, TULUNGAGUNG – Mengawali rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-20, Pengurus Daerah Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan ziarah dan doa bersama. 

Kegiatan khidmat ini bertempat di makam Srigading, Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, pada Kamis pagi, 4 Juni 2026.

Ziarah ini ditujukan khusus untuk mendoakan para leluhur sekaligus Bupati pertama, kedua, dan ketiga Kabupaten Tulungagung yang disemayamkan di kompleks pemakaman tersebut.

Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kauman serta diikuti oleh perwakilan pengurus PPDI tingkat kecamatan dari seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung. 

Tercatat sekitar 150 orang hadir, di mana setiap kecamatan mengirimkan keterwakilan sebanyak 6 orang, ditambah pengurus harian PPDI kabupaten.

Ketua PPDI Kabupaten Tulungagung, Abdul Fatah, dalam wawancaranya kepada awak media menjelaskan bahwa esensi dari ziarah ini adalah bentuk pelestarian terhadap adat dan nilai-nilai luhur Jawa.

"Untuk kegiatan ziarah ini, sebenarnya kita nguri-nguri toto coro Jowo. Artinya kita itu orang Jawa, suguh aruh gupuh, mengetahui kepada seluruh yang babat (membuka) Kota Tulungagung. Karena di Jawa itu, adat adalah hal yang utama," ujar Abdul Fatah.

Secara spiritual, Abdul Fatah menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT agar para leluhur yang telah berjasa membangun Tulungagung diampuni segala dosanya dan diterima amal baiknya. Selain itu, PPDI juga mendoakan jajaran pemangku kebijakan saat ini.

"Selanjutnya, dari pemangku kebijakan, Pak Bupati dan OPD-nya, berikut dengan pemerintah kecamatan dan desa, mudah-mudahan kita doakan aman, tentram, dan selamat dalam segala aspek tugas-tugasnya di masyarakat Kabupaten Tulungagung," lanjutnya.

Bagi PPDI, momen Harlah ke-20 ini menjadi ajang penting untuk menunjukkan eksistensi dan soliditas organisasi perangkat desa agar selalu kompak. Tidak hanya fokus pada aspek spiritual dan kebudayaan,

Abdul Fatah juga menyelipkan harapan besar terkait keberlangsungan pembangunan dan kesejahteraan di tingkat desa untuk tahun-tahun mendatang.

Ia berharap pada tahun 2027 nanti, alokasi anggaran yang mengalir ke desa, baik melalui Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD)—bisa tetap stabil atau bahkan mengalami peningkatan.

"Kami berharap bagaimanapun caranya nanti untuk Kabupaten Tulungagung itu dana yang disiapkan untuk desa, itu DD dan ADD, tidak ada penurunan. Itu harapan kami, lebih lagi ya mudah-mudahan bisa meningkat. Itu yang paling utama," tegas Abdul Fatah.

Ziarah di makam Srigading ini menjadi pembuka dari sejumlah agenda besar yang telah disiapkan PPDI Tulungagung dalam memperingati hari jadinya yang ke-20. 

Adapun rangkaian kegiatan selanjutnya meliputi:

1. 14 Juni 2026

Lomba Mars PPDI yang akan diselenggarakan di Desa Karangrejo, Kecamatan Boyolangu. Perlombaan ini rencananya akan diikuti oleh sekitar 500 perangkat desa se-Kabupaten Tulungagung (berkisar 22 orang per kecamatan), bersama pengurus harian dan Satgas PPDI.

2. 16 Juni 2026 (1 Suro)

Kegiatan Ambengan massal di Pendopo Kabupaten Tulungagung. PPDI akan membawa sebanyak 270 ambeng dari seluruh Tulungagung. Acara ini ditargetkan dihadiri oleh 2.500 perangkat desa dan kepala desa se-Kabupaten Tulungagung sebagai wujud syukur dan kebersamaan.(*)

Tombol Google News

Tags:

Haul akbar ZIARAH KUBUR PPDI Kabupaten Tulungagung Ppdi Kecamatan Doa bersama