KETIK, TUBAN – Vokalis Slank, Kaka, menyarankan kepala daerah se-Indonesia memiliki kecenderungan yang sama dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang concern terhadap daerahnya sendiri melalui menanam mangrove.
“Harusnya seluruh punya kecenderungan sama, yaitu memikirkan area dan konsisten menanam,” ujarnya di sela Festival Mangrove ke-10 Jawa Timur yang digelar di Kabupaten Tuban pada Rabu, 29 Juli 2026.
Menurut dia, saat ini Gubernur sudah benar fokus dan concern terhadap menanam, terutama mangrove. Selain memiliki daerah pesisir yang luas, mangrove menjadi benteng dari bahaya bencana. Vokalis yang memiliki suara dan penampilan khas tersebut sempat menyampaikan pesan untuk tidak cuek dan menjauh dengan alam, bahkan justru harus didekati.
“Kalau kita menjauh dari alam maka bencana mendekati. Sebaliknya, kalau kita mendekati dan menyayangi alam maka bencana akan menjauh dan selamat dari bencana tidak baik,” ucapnya.
“Semoha kepemimpinan Ibu Gubernur Khofifah bisa mengebalikan alam yang sudah rusak,” tambah Kaka.
Pada kesempatan tersebut, Festival Mangrove Jawa Timur yang telah memasuki penyelenggaraan ke sepuluh ini berlangsung semarak melalui berbagai kegiatan edukatif dan kolaboratif. Di antaranya pameran pelestarian mangrove, penampilan seni budaya, fashion show batik organik berbahan pewarna alami mangrove.
Ada juga aksi nandur (menanam) mangrove asosiasi berupa Cemara Udang dan Pandan Laut bersama musisi sekaligus pegiat lingkungan Kaka Slank, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, serta ratusan peserta.
Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa Indonesia memiliki sekitar 3,45 juta hektare kawasan mangrove atau sekitar 23 persen dari total mangrove dunia. Potensi tersebut, lanjut dia, harus diikuti dengan kepemimpinan Indonesia dalam melahirkan berbagai inovasi, kebijakan dan gerakan pelestarian mangrove di tingkat global. (*)
