Paskibraka Jatim Dikukuhkan! Gubernur Khofifah: Ini Kesempatan Langka, Bukan Sekadar Kibarkan Merah Putih

16 Agustus 2026 21:15 16 Agt 2026 21:15

Fiqih Arfani

Wakil Pemimpin Redaksi
Thumbnail Paskibraka Jatim Dikukuhkan! Gubernur Khofifah: Ini Kesempatan Langka, Bukan Sekadar Kibarkan Merah Putih

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberi ucapan selamat kepada Paskibraka Jatim yang bertugas untuk Upacara Pengibaran dan Penurunan Bendera Merah Putih di Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada Minggu, 16 Agustus 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 di Halaman Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada Minggu sore, 16 Agustus 2026.

Di hadapan para anggota Paskibraka, Khofifah menegaskan bahwa tugas mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih bukan sekadar prosesi seremonial. Di balik tugas tersebut terdapat tanggung jawab untuk menanamkan dan memperkuat semangat kebangsaan serta komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Khofifah mengatakan, Paskibraka memiliki posisi istimewa dalam setiap peringatan Proklamasi Kemerdekaan. Prosesi pengibaran dan penurunan bendera menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan dan menjadi pusat perhatian seluruh peserta upacara.

Ia pun meminta seluruh anggota Paskibraka menjalankan amanah tersebut dengan penuh konsentrasi, disiplin, kekompakan dan rasa tanggung jawab. Ia juga mengingatkan agar seluruh anggota tidak menyia-nyiakan kesempatan langka yang telah diberikan negara.

Khofifah mengatakan, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus kesempatan istimewa yang tidak datang kepada semua orang. Mereka yang terpilih telah melewati proses seleksi dan pembinaan yang panjang sehingga dipercaya menjadi bagian dari sejarah peringatan kemerdekaan di Jawa Timur.

“Ini adalah kesempatan langka yang diberikan negara kepada saudara sekalian untuk bisa menjadi bagian dari peneguhan, penguatan komitmen kita semua di dalam penugasan saudara,” katanya.

Khofifah menambahkan, Pemprov Jatim tidak hanya memberikan dukungan melalui persiapan teknis dan pendampingan pelatih, tetapi juga mengiringi tugas para Paskibraka dengan doa. Dukungan moril dan spiritual tersebut diharapkan semakin menguatkan kepercayaan diri seluruh anggota dalam menjalankan amanah negara.

Sementara itu, pada Sabtu malam, jajaran Pemprov Jatim menggelar istighosah dan pembacaan Surat Yasin bersama para hafiz dan hafizah serta kepala perangkat daerah. Sementara pada Minggu, doa bersama kembali dilakukan bersama anak-anak yatim dan yatim piatu.

Khofifah berharap pengalaman mengemban tugas negara tersebut dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup para anggota Paskibraka, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam melanjutkan pembangunan Indonesia.

“Semoga semuanya diberikan kemudahan, kesehatan, kesuksesan dan kekompakan. Mudah-mudahan semuanya bisa mengemban amanah tugas sebaik-baiknya,” harapnya.

Di tempat sama, Komandan Upacara Pengukuhan Paskibraka Jawa Timur Tahun 2026, Sandya Dewi Janitra, siswi SMA Negeri 2 Taruna Pamong Praja Bojonegoro, mengaku bangga sekaligus terharu mendapat kepercayaan menjadi bagian dari Paskibraka Provinsi Jawa Timur.

Sandya mengatakan, perjalanan untuk menjadi anggota Paskibraka tingkat provinsi harus dilalui melalui serangkaian seleksi secara berjenjang, mulai dari tingkat sekolah, kabupaten hingga provinsi.

“Untuk persiapan masuk Paskibraka Provinsi, saya melalui seleksi dari tingkat sekolah, dikirim dari Kabupaten hingga ada 5 besar yang dipilih lagi ditingkat provinsi diambil 1 pasang perempuan dan laki-laki,” kata Sandya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Paskibraka Jatim Pengibaran Merah Putih Info Surabaya Berita Surabaya