Verifikasi dan Validasi data SPMB SMA/SMK Negeri Segera Berakhir, Gubernur Khofifah Imbau Kepastian Kebenaran Dokumen

7 Juni 2026 19:27 7 Jun 2026 19:27

Fiqih Arfani

Wakil Pemimpin Redaksi
Thumbnail Verifikasi dan Validasi data SPMB SMA/SMK Negeri Segera Berakhir, Gubernur Khofifah Imbau Kepastian Kebenaran Dokumen

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didamping Kadindik Jatim Aries Agung Paewai saat meninjau proses layanan verifikasi SPMB tingkat SMA/SMK di Kabupaten Ngawi pada Jumat, 5 Juni 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Menjelang berakhirnya masa verifikasi dan validasi data Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau seluruh calon murid dan orang tua segera memastikan seluruh dokumen persyaratan telah diverifikasi dengan benar.

“Sebelum memasuki tahapan pendaftaran pada masing-masing jalur, harus benar-benar dipastikan seluruh dokumennya telah diverifikasi,” ujarnya di Surabaya pada Minggu, 7 Juni 2026.

Gubernur Khofifah juga menegaskan bahwa penyempurnaan mekanisme layanan pada SPMB tahun ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Jatim untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif, profesional dan berorientasi pada kenyamanan masyarakat.

Berdasarkan jadwal resmi SPMB Jawa Timur Tahun Ajaran 2026/2027, pengambilan PIN secara mandiri oleh calon murid berlangsung hingga 9 Juni 2026, sedangkan verifikasi dan validasi data serta dokumen dijadwalkan berakhir pada 10 Juni 2026.

Adapun pendaftaran dilaksanakan secara bertahap melalui Jalur Domisili pada 11 hingga 12 Juni 2026, Jalur Afirmasi, Mutasi Orang Tua/Wali dan Prestasi Hasil Lomba pada 17 hingga 18 Juni 2026, Jalur Prestasi Akademik SMA pada 24 hingga 25 Juni 2026, serta Jalur Prestasi Akademik SMK pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.

Gubernur Jatim dua periode itu juga mengingatkan masyarakat mencermati seluruh jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan sehingga tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung.

"Pastikan seluruh dokumen sudah diverifikasi dan valid. Sehingga proses pendaftaran pada masing-masing jalur dapat berjalan lancar," tutur Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU tersebut.

Lebih lanjut, Khofifah menekankan bahwa sistem SPMB Jawa Timur telah dirancang secara terbuka sehingga setiap tahapan maupun hasil seleksi dapat dipantau secara transparan oleh masyarakat.

"Nanti masyarakat bisa melihat secara terbuka bagaimana proses seleksi dilakukan. Nilai rapor memiliki bobot 60 persen dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebesar 40 persen. Semua komponen dapat dipantau secara terbuka sehingga masyarakat bisa melihat prosesnya secara utuh,” terangnya.

Khofifah berharap sinergi antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, satuan pendidikan dan masyarakat dapat terus terjaga sehingga seluruh tahapan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung lancar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.

"Harapan kita seluruh proses berjalan dengan baik. Layanan publik harus terus kita maksimalkan melalui koordinasi yang baik antara Dinas Pendidikan dan seluruh satuan pendidikan SMA, SMK maupun SLB di Jawa Timur," katanya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Kadindik Jatim pendidikan jatim Info Ngawi Kabupaten Ngawi Spmb Sma Berita Ngawi