KETIK, SURABAYA – Klinik di Surabaya memperkenalkan teknologi perawatan kulit terbaru berbasis Oligio, sebuah metode yang memanfaatkan gelombang radio frekuensi (radio frequency) untuk membantu peremajaan kulit.
Teknologi ini mulai digunakan sebagai salah satu layanan unggulan Facena Beauty Clinic seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap perawatan estetika non-bedah.
Oligio bekerja dengan memanaskan lapisan dermis kulit untuk merangsang produksi kolagen alami. Proses ini membantu mengencangkan kulit, mengurangi garis halus, serta memperbaiki tekstur dan elastisitas. Menurut pihak klinik, metode ini dapat disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing pasien dan memiliki masa pemulihan yang relatif singkat.
Founder Facena Beauty Clinic, Dr Daniel Widiyanto menjelaskan bahwa teknologi ini menjadi alternatif bagi masyarakat yang menginginkan perawatan anti-penuaan tanpa prosedur invasif.
“Oligio merupakan sebuah alat peremajaan kulit berbasis teknologi radiofrekuensi (RF) monopolar yang menghadirkan hasil optimal dengan prosedur yang minim downtime," terangnya saat sesi wawancara.
Oligio mencerminkan perkembangan tren perawatan kulit di Indonesia, yang kini mengedepankan hasil alami dan minim risiko.
"Salah satu kelebihan yang paling disukai pasien adalah waktu pengerjaan yang lebih singkat namun tetap memberikan hasil maksimal. Ini menjadi solusi teknik baru buat mereka (pasien) yang punya gaya hidup sibuk” papar Dr. Daniel.
Keunggulan lain dari Oligio adalah adanya teknologi multi-depth stimulation, yang memungkinkan energi RF menembus ke lapisan kulit yang berbeda secara presisi. Hal ini menjadikan hasil pengencangan kulit lebih merata dan tahan lama, cocok untuk pasien yang ingin perubahan peremajaan alami secara bertahap.
Bila dibandingkan, perawatan Thermage memang memiliki efektivitas tinggi namun seringkali disertai dengan rasa panas dan tidak nyaman selama prosedur.
Meski alat ini canggih, Daniel menegaskan bahwa keberhasilan perawatan tetap bergantung pada pengetahuan dokter dan teknik pengaplikasian yang tepat.
“Klinik tidak cukup hanya punya alat, tapi juga harus punya tim medis yang memahami anatomi wajah dan diagnosis personal untuk tiap pasien,” tambahnya.
Facena Beauty Clinic berencana terus mengembangkan layanan berbasis teknologi estetika modern, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang perawatan kulit yang aman dan tepat guna. (*)
Oligio, Inovasi Peremajaan Kulit yang Mulai Diperkenalkan di Surabaya
13 Agustus 2025 05:30 13 Agt 2025 05:30
Shinta Miranda, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Founder Facena Beauty Clinic, Dr Daniel Widiyanto. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)
Tags:
Facena Beauty Clinic peremajaan kulit oligio Perawatan Kulit Kecantikan beauty clinic surabayaBaca Juga:
Mahasiswa Untag Surabaya Sukses Gelar Kompetisi Cheerleading “Hype Wave Motion 2026”Baca Juga:
Pemanasan Jelang 5th CFF 2026, Ratusan Pecinta Film Surabaya Tukar Ide di Nyabar Universitas CiputraBaca Juga:
Khofifah Tinjau Cek Kesehatan Gratis untuk Ribuan Driver Gojek di SurabayaBaca Juga:
Suroboyo Bus dan Wira Wiri Jadi Sarana Wisata Kota Warga SurabayaBaca Juga:
Lepas Kloter Terakhir, Khofifah Syukuri Pemberangkatan Jemaah Haji 2026 Jatim LancarBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
27 Oktober 2025 16:00
[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!
Trending
Kepala SD di Pemalang Tahan Tangis Usai Terima SK Penugasan, Praktisi Hukum: Jangan Jadikan ASN Korban Kebijakan
Ratusan Guru dan Kepsek Pemalang Terima SK Penugasan, Sejumlah Kepala SD Kecewa Dipindah Jauh dari Domisili
516 Guru dan Kepala Sekolah di Pemalang Terima SK Penugasan
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
