Update Evakuasi Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Kepala Basarnas: 25 ABK Kapal Selamat

3 Agustus 2026 19:39 3 Agt 2026 19:39

Fitra Herdian, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Update Evakuasi Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Kepala Basarnas: 25 ABK Kapal Selamat

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii saat memberikan keterangan pers di Terminal GSN, Tanjung Perak, Surabaya, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Fitra/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Evakuasi kebakaran KMP Mutiara terus dilakukan oleh tim pencarian dari Tim SAR. Terbaru, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjelaskan, sebanyak 25 Anak Buah Kapal (ABK) berhasil dievakuasi.

"Sementara dari hasil informasi beberapa nakhoda yang kami selamatkan menyampaikan bahwa yang pertama, para kru kapal yang jumlahnya ada 25 ini dinyatakan selamat," katanya pada konferensi pers yang langsung di Terminal Gapura Surya Nusantara (GPN), Pelabuhan Tanjung Perak, Senin, 3 Agustus 2026.

Selain ABK, Syafii juga mengungkapkan beberapa kru kapal lainnya juga dinyatakan selamat dari kebakaran yang menimpa KMP Mutiara Sentosa II.

"Tenaga-tenaga bantuan yang ada di kapal seperti katering, segala ini juga disampaikan bahwa tim atau teman-temannya semua terkonfirmasi selamat," lanjutnya.

Kabasarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii pada saat kunjungannya di Surabaya juga sempat mengunjungi para korban selamat yang saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.

"Begitu juga hari ini, tadi (saya) menemui beberapa korban yang masih di rumah sakit. Kami sampaikan bahwa temannya, keluarganya atau tim yang dia kenal terkonfirmasi sudah ditemukan, walaupun ada beberapa yang ditemukan dalam kondisi meninggal," bebernya.

Ia menerangkan, semua korban yang selamat dari kebakaran KMP Mutiara Sentosa II menggunakan live jacket. Sehingga ketika mereka berada di air mengapung sehingga mempermudah proses evakuasi.

Saya tidak pernah mem-blank tentang jumlah manifest. Artinya bahwa semua korban yang kita evakuasi itu dalam kondisi menggunakan manifest, artinya itu. Sehingga pada saat misalkan ada yang meninggal pada saat dievakuasi, itu pun terapung dalam kondisi memakai life jacket.

"Semua korban yang termanifestasi, semuanya menggunakan life jacket. Sehingga pada saat, misalkan ada yang meninggal pada saat evakuasi terapung dalam menggunakan live jacket," bebernya.

Sebagaimana diketahui, KMP Mutiara Sentosa II mengalami insiden kebakaran. Peristiwa ini terjadi di perairan utara Sumenep, Madura pada Minggu, 2 Agustus 2026. Sebanyak 233 orang selamat dan lima orang meninggal dunia. (*)

Tombol Google News

Tags:

Mohammad Syafii Basarnas Kmp Mutiara Sentosa Ii