RPH Surabaya Optimalkan Layanan di Tengah Kenaikan Harga Sapi dan BBM

21 April 2026 11:02 21 Apr 2026 11:02

Dina Elwarda, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail RPH Surabaya Optimalkan Layanan di Tengah Kenaikan Harga Sapi dan BBM

Apel pagi, Senin, 20 April 2026 dipimpin oleh Direktur Jasa Niaga RPH Surabaya, Megawati. (Foto: Humas RPH Surabaya)

KETIK, SURABAYA – PT RPH Surabaya Perseroda menekankan pentingnya efisiensi di tengah tekanan ekonomi global yang turut memengaruhi usaha pemotongan dan distribusi daging. Direktur Jasa Niaga, Megawati, menyatakan perusahaan harus bersikap adaptif agar tetap mampu bersaing di pasar.

Dalam apel pagi Senin, 20 April 2026 yang diikuti jajaran direksi dan karyawan, ia menyoroti kenaikan harga BBM serta mahalnya harga sapi hidup di pasaran. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan beban operasional sekaligus berdampak pada daya beli masyarakat.

“Ekonomi global sedang tidak stabil. Harga sapi hidup saat ini cukup tinggi dan ini menjadi tantangan bagi mitra jagal maupun kami sebagai penyedia jasa pemotongan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagian mitra jagal mulai mengurangi aktivitas pemotongan bahkan beralih profesi menjadi pedagang karena sulit memperoleh sapi dengan harga terjangkau. Jika tidak diantisipasi, kondisi ini berpotensi menurunkan aktivitas utama perusahaan.

“Jangan sampai peluang hilang karena mitra tidak lagi beroperasi optimal,” tegasnya.

Megawati menekankan efisiensi sebagai langkah utama agar perusahaan tetap dapat menawarkan harga kompetitif tanpa menurunkan kualitas layanan. Selain itu, RPH Surabaya mulai mengembangkan pengolahan limbah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti pupuk, guna membuka sumber pendapatan baru sekaligus memenuhi regulasi.

Ia berharap seluruh karyawan terus menjaga kualitas layanan di unit operasional Pegirian, Kedurus, Banjarsugihan, serta RPH Unggas Lakarsantri.(*)

Tombol Google News

Tags:

Berita Surabaya RPH Surabaya harga sapi Rumah Pemotongan Hewan PT RPH Surabaya Perseroda