Massa Dibubarkan Paksa Usai Buat Rusuh, Aktivitas Kawasan Grahadi Kembali Normal

26 Juni 2026 23:38 26 Jun 2026 23:38

Fiqih Arfani

Wakil Pemimpin Redaksi
Thumbnail Massa Dibubarkan Paksa Usai Buat Rusuh, Aktivitas Kawasan Grahadi Kembali Normal

Sejumlah pengendera melintas di dekat truk polisi yang bersiaga di depan Gedung Negara Grahadi yang petang tadi menjadi lokasi titik demonstrasi berujung kerusuhan pada Jumat, 26 Juni 2026. (Foto: Fiqih Arfani/ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Setelah sempat ditutup selama beberapa jam karena unjuk rasa yang berujung kerusuhan dan perusakan di depan Gedung Negara Grahadi, kawasan Jalan Gubernur Suryo Surabaya kembali normal.

Pantauan ketik.com pada Jumat malam, 26 Juni 2026 tepat pukul 22.00 WIB, para peserta aksi sudah meninggalkan lokasi meski sempat dipaksa mundur oleh aparat keamanan. Namun, puluhan hingga ratusan anggota Polri masih berjaga-jaga di sekitar gedung milik negara tersebut.

Pada unjuk rasa yang dimulai sejak sore hari, suasana sempat mencekam menjelang petang. Bahkan, pascamatahari terbenam, pendemo mulai membakar tumpukan sampah di tengah jalan protokol Kota Pahlawan tersebut.

Massa bahkan sempat melempar batu, kembang api dan benda-benda lainnya ke arah halaman Grahadi. Tak itu saja, pagar pembatas sisi timur juga sempat dirusak dan besi-besinya dibiarkan berserakan di jalan.

Aparat keamanan akhirnya tak tinggal diam. Pasukan dari Samapta dan Brimob memukul mundur pengunjuk rasa agar membubarkan diri. Tak ada perlawanan dari pendemo, namun sejumlah oknum massa diamankan karena diduga provokatif.

Setelah massa membubarkan diri dan polisi berhasil menguasai lokasi, perlahan sisa-sisa bekas kerusuhan dibersihkan. Satu unit truk sampah besar dikerahkan untuk kebersihan, dan truk-truk serta bus polisi berjaga di depan Grahadi.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Tmur Adhy Karyono sangat menyayangkan aksi perusakan pagar di Grahadi. Menurut dia, gedung bersejarah tersebut seharusnya dijaga, bukan malah dirusak.

"Sebagian ruangan di Grahadi sedang direnovasi pascakerusuhan tahun lalu, termasuk pagar ini. Kok sekarang lagi? Ya harapan semuanya, semoga tidak terjadi lagi aksi-aksi sampai rusuh begini," tutur Sekdaprov Adhy.

Aktivitas ekonomi warga kembali pulih. Sejumlah pedagang kaki lima, seperti penjual minuman es maupun mineral, penjual nasi goreng hingga tahu bulat sudah berada di area depan Grahadi, yakni sekitaran Taman Apsari. Begitu juga aktivitas kafe maupun supermarket sudah pulih tanpa khawatir terjadi kerusuhan.

Para pengunjung Taman Apsari juga sudah mulai tampak ramai. Ada yang menikmati makanan, minuman, atau sekadar duduk-duduk bersama keluarga maupun rekan-rekannya. Sama seperti aktivitas malam setiap harinya di taman tersebut.

Beberapa truk dan bus polisi juga satu per satu meninggalkan Gedung Grahadi untuk kembali ke markas komando masing-masing. Namun, puluhan personel masih disiagakan untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gedung Negara Grahadi demo rusuh Grahadi Normal taman apsari Indo Surabaya Berita Surabaya