KETIK, SURABAYA – Indonesian Health Observer (IHO) Jawa Timur mengajak private sector dan pengusaha menyalurkan bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) di bidang sosial dan kesehatan melalui kapal Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga, milik Universitas Airlangga (Unair).
Kapal tersebut memang diciptakan untuk membantu pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang berada di pulau-pulau terpencil.
Kelebihan kapal RS Terapung ini bisa mengakses ke daerah-daerah kepulauan terpencil yang tak bisa terjamah oleh kapal besar.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua IHO Jatim Prof Dr Budi Santoso saat ngabuburit on the ship dan buka bersama keluarga besar IHO Jatim di Kapal RS Terapung, saat berlayar di laut selat Madura, Selasa (26/3/2024).
"Kami berharap perusahaan maupun individu-individu berpartisipasi untuk menghidupkan operasional kapal kesehatan ini demi tugas-tugas kemanusiaan," kata Budi, yang juga Dekan FK Unair.
Ia menceritakan, kapal ini dibuat oleh warga Makassar yang ahli dalam pembuatan kapal sekitar 6 tahun lalu. Pihak Unair membelinya sekitar Rp 1 miliar.
Dana yang dikeluarkan saat ini sukses untuk memiliki kapal Rumah Sakit Terapung bernama Ksatria Airlangga. Tujuan kapal ini untuk membawa misi kemanusiaan, sosial dan kesehatan untuk masyarakat kepulauan terpencil.
"Membuat dan membelinya mungkin mudah. Tapi yang perlu dipikirkan adalah operasionalnya karena cukup tinggi. Di usia kapal ini yang sudah 6 tahun, mudah-mudahan bisa menginspirasi pengabdian kepada bangsa dan negara," tuturnya.
Senada dengan Prof Budi, Bendahara IHO Jatim HM Arum Sabil juga turut mengajak pemerintah, pihak swasta dan para pengusaha dermawan untuk gotong royong membantu operasional kapal RS Terapung ini.
"Kapal ini mampu mendarat di pulau-pulau yang lautnya dangkal dan ke pelosok. Fungsi kapal ini tidak hanya untuk kesehatan tapi juga menjalankan misi sosial kemanusiaan," kata Arum.
Sebab itu, Ketua Kwarda Pramuka Jatim tersebut membuka kesempatan luas kepada pihak-pihak perusahaan agar CSR dan bantuan bisa disalurkan untuk misi kesehatan dan penanganan bencana di pulau terpencil. (*)
IHO Jatim Ajak Pengusaha Salurkan CSR Sosial-Kesehatan Lewat Kapal RS Terapung Unair
26 Maret 2024 15:06 26 Mar 2024 15:06
Naufal Ardiansyah
Pemimpin Redaksi
Ketua IHO Jatim Prof Dr Budi Santoso dan Bendahara IHO Jatim HM Arum Sabil saat di Kapal RS Terapung Ksatria Airlangga di laut Selat Madura. (Foto: Naufal/Ketik.co.id)
Tags:
IHO Jatim IHO Jawa Timur Kapal RS Terapung Unair RS Terapung Ksatria AirlanggaBaca Juga:
IHO Jatim Gelar Seminar Kesehatan Generasi Bangsa untuk Tekan Kasus StuntingBaca Juga:
Fokus Penurunan Stunting, IHO Jatim Kerjasama dengan UnismaBaca Juga:
Ngabuburit on the Ship! IHO Jatim Pamer Kapal RS Unair Spesialis Tanggulangi Kesehatan di Pulau TerpencilBaca Juga:
IHO Jatim Gagas Gerakan Rumah Pangan Sehat untuk Tekan Angka StuntingBerita Lainnya oleh Naufal Ardiansyah
21 April 2026 19:05
RM Padang Kaki Lima di Emperan Surabaya Ini Tak Kalah dari Restoran Garuda di Jakarta, Wajib Coba!
20 April 2026 17:05
Rakerda Pramuka Tiba-tiba Hening, Ketua Kwarda Jatim HM Arum Sabil Pimpin Doa untuk Gubernur Khofifah
20 April 2026 14:32
Sekdaprov Jatim Adhy Karyono: Pramuka Produktif Berdampak Nyata Dirasakan Masyarakat
20 April 2026 14:16
Pertama di Indonesia! Kwarda Pramuka Jatim Gagas Program 1 Gudep 1 Renovasi Rumah
16 April 2026 12:09
Arum Sabil Apresiasi Kepala BGN Tinjau Langsung Dapur MBG di Jember
16 April 2026 11:40
Tanam Black Thorn di Padepokan HM Arum Sabil Jember, Kepala BGN Dadan Indayana Tebarkan Semangat Kemandirian Pangan
Trending
Warga Kota Malang Luput Perhatian Pemerintah, Rumah Tak Layak Huni tapi Masuk Desil 6
Perjuangan Orang Tua Dampingi Anak UTBK di Universitas Brawijaya, Tanpa Bimbel Andalkan Doa dan Semangat
Dituntut Rp20 M soal Lahan Wisata Goa Gong, Pemkab Pacitan Siap Buka Ruang Dialog
Marak Rokok Ilegal, Ratusan Tenaga Magang di Pabrik Sampoerna Pacitan Tak Dilanjutkan
