KETIK, SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo mendukung penuh terlaksananya pacuan kuda menjadi agenda rutin olahraga tahunan di Kampung Kerbau, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Sabtu 17 Oktober 2026.
Hal tersebut disampaikan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat menghadiri Turnamen Pacuan Kuda Bupati Cup 1 tahun 2026 di arena Pacuan Kuda.
Bupati yang akrab disapa Mas Rio, menilai penyelenggaraan Pacuan Kuda Bupati Cup 1 tahun 2026 menunjukkan adanya potensi pacuan kuda untuk dikembangkan di Situbondo.
"Kompetisi Pacuan Kuda yang perdana digelar oleh Pengurus Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kabupaten Situbondo itu mampu menarik peserta dari luar Jawa Timur," kata Mas Rio.
Menurut Mas Rio, capaian tersebut cukup istimewa mengingat PORDASI Situbondo baru terbentuk sekitar dua bulan lalu, tapi sudah bisa melaksanakan lomba Pacuan Kuda ini.
"Meski dengan persiapan relatif singkat, PORDASI Situbondo mampu menyelenggarakan kompetisi yang diikuti 130 kuda. Saya ucapkan selamat kepada PORDASI, karena baru dibentuk, mungkin baru dua bulan, tapi sudah melaksanakan kegiatan yang lumayan besar," kata Mas Rio.
Bahkan, sambung Mas Rio, pesertanya ada yang dari luar Jawa Timur. Boleh dibilang ini acara pacuan kuda level nasional versi mini dulu.
"Pemerintah Kabupaten Situbondo berencana menyiapkan dukungan yang lebih terencana untuk kegiatan olahraga dan hiburan masyarakat pada tahun mendatang, termasuk melalui penganggaran daerah," ujarnya.
Mas Rio juga berharap kegiatan yang diminati masyarakat dapat difasilitasi dengan baik. Selain pacuan kuda, Mas Rio juga mencontohkan olahraga push bike yang sebelumnya juga mampu menarik peserta dari luar kota.
"Saya dan Mbak Ulfi ingin memberikan sajian yang terbaik buat masyarakat Situbondo tanpa terkecuali. Apa pun hobinya, mari kita fasilitasi," kata Mas Rio.
Turnamen Pacuan Kuda Bupati Cup 1 Tahun 2026 berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 17–18 Oktober 2026.
Sementara itu, Ketua PORDASI Situbondo Muhammad Ali Makki mengatakan bahwa, Turnamen Pacuan Kuda Bupati Cup 1 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Situbondo dan Hari Santri 2026.
"Ini adalah pergelaran perdana. Ada 130 kuda yang mengikuti, baik yang berasal dari kabupaten (Situbondo) sendiri maupun dari luar kabupaten, bahkan luar Jawa Timur. Hadir juga joki-joki nasional pada kegiatan Bupati Cup Kabupaten Situbondo ini," tutur Ali Makki.
Selain itu, Lora Ali Makki juga menjelaskan bahwa, pacuan kuda tidak hanya dipandang sebagai cabang olahraga, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan sejarah perjuangan dan kebudayaan Indonesia.
"Sejumlah tokoh perjuangan, termasuk Pangeran Diponegoro, disebut memiliki hubungan dengan tradisi berkuda. " Saya mengapresiasi dukungan masyarakat, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan berbagai pihak yang membantu menyukseskan turnamen ini," tutur Ali Makki.
Ia juga berharap penyelenggaraan Bupati Cup 1 tahun berikutnya dapat berlangsung lebih meriah dengan persiapan yang lebih baik.
"Dengan demikian, kompetisi pacuan kuda di Situbondo berpeluang terus berkembang menjadi agenda olahraga yang berkelanjutan," pungkas Ali Makki.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Situbondo dan Hari Santri, sekaligus masuk dalam agenda yang diselenggarakan di Pondok Budaya.(*)
