Cuaca Buruk, KSOP Panarukan Tunda Keberangkatan Kapal ke Kepulauan Madura

23 Juli 2026 23:15 23 Jul 2026 23:15

Heru Hartanto, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Cuaca Buruk, KSOP Panarukan Tunda Keberangkatan Kapal ke Kepulauan Madura

Herland Aprilyanto Kepala KSOP Kelas IV Panarukan Situbondo, Kamis 23 Juli 2026. (Foto: Heru Hartanto/ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan Situbondo memberlakukan penundaan sementara keberangkatan kapal menuju wilayah kepulauan di Madura menyusul peringatan cuaca buruk di laut yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Imbauan Kewaspadaan terhadap Kondisi Cuaca Buruk di Laut yang diterbitkan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran pada Kamis, 23 Juli 2026.

Kepala Kantor KSOP Kelas IV Panarukan Situbondo, Herland Aprilyanto, mengatakan langkah tersebut diambil untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran serta meminimalkan risiko kecelakaan laut akibat cuaca ekstrem.

"Keselamatan dan keamanan pelayaran merupakan prioritas utama. Mengingat adanya potensi peningkatan gelombang tinggi dan kecepatan angin bertambah, kami mengimbau kepada seluruh pemilik kapal, operator, dan nakhoda agar menunda keberangkatan hingga kondisi cuaca kembali aman," ujar Herland.

Keputusan itu mengacu pada Prakiraan Cuaca Maritim yang diterbitkan BMKG melalui Stasiun Meteorologi Maritim Perak Surabaya pada Rabu, 22 Juli 2026.

Berdasarkan prakiraan tersebut, terdapat potensi peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang di wilayah Perairan Kepulauan Sapudi bagian selatan dan Perairan Kepulauan Kangean bagian selatan selama periode Kamis, 23 Juli 2026 hingga Minggu, 26 Juli 2026.

BMKG memperkirakan tinggi gelombang di perairan Madura dan sekitarnya berkisar antara 1,10 hingga 2 meter.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran, terutama bagi kapal penumpang, kapal nelayan, dan kapal berukuran kecil.

Herland mengingatkan seluruh operator kapal dan nakhoda untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim, setidaknya dua jam sebelum jadwal keberangkatan.

"Apabila selama pelayaran terjadi perubahan kondisi cuaca yang memburuk, nakhoda diminta segera berkoordinasi dan melaporkan situasi kepada syahbandar terdekat guna memperoleh arahan lebih lanjut," tegasnya.

Menurutnya, penundaan keberangkatan merupakan salah satu bentuk mitigasi risiko untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut akibat cuaca buruk yang diprediksi masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen KSOP Kelas IV Panarukan Situbondo dalam mengutamakan keselamatan jiwa di laut serta menjaga keamanan dan ketertiban penyelenggaraan pelayaran di wilayah perairan Madura dan sekitarnya.

Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan menuju wilayah kepulauan di Madura diimbau untuk menyesuaikan jadwal keberangkatan dan terus mengikuti informasi resmi dari BMKG maupun KSOP setempat.(*)

Tombol Google News

Tags:

cuaca buruk Kepala KSOP Kelas IV Panarukan situbondo Tunda Keberangkatan Kapal Tujuan Kepulaan Madura Dan Sekitarnya Herland Aprilyanto Ksop Panarukan Kabupaten Situbondo Pulau Madura Kepulauan Sapudi Kepulauan Kangean Gelombang tinggi Bmkg Surabaya keselamatan pelayaran Kapal Penumpang Perairan Madura Berita Situbondo info situbondo