Pemkab Sidoarjo Makin Kuat Dukung Kopdes Merah Putih

15 Oktober 2026 21:24 15 Okt 2026 21:24

Fathur Roziq

Editor
Thumbnail Pemkab Sidoarjo Makin Kuat Dukung Kopdes Merah Putih

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Mensos Saifullah Yusuf dan Menteri Koperasi Feri Juliantono menghadiri peresmian Kopdes Merah Putih Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, pada Kamis (15 Oktober 2026). (Foto: Sigid/Kominfo Sidoarjo).

KETIK, SIDOARJO – Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Kamis, (15/10/2026). Peninjauan itu untuk memastikan stok barang-barang kebutuhan pokok bersubsidi di KDKMP Tambakrejo yang telah beroperasi itu telah terpenuhi.
Zulkifli Hasan datang bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Sosial Saifullah Yusuf serta Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota. Hadir juga Direktur Utama PT Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Riza Ramadani, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, dan anggota Ombudsman RI. 
Zulkifli Hasan mengatakan, KDKMP yang dibangun dengan anggaran Rp 3 miliar itu akan menjadi pusat ekonomi rakyat. Fasilitasnya  lengkap. Armada operasionalnya terdiri atas 1 unit truk logistik, 1 unit mobil pikap, serta 2 unit bentor (becak motor) untuk memenuhi kebutuhan distribusi lokal.
"Ini bukan sekadar toko atau supermarket, melainkan koperasi milik seluruh warga Desa Tambakrejo. Gedung megah dan sarana ini hadir langsung untuk melayani kebutuhan bapak dan ibu di sini," ujar Menko Pangan di hadapan warga yang hadir.
Ia juga mengatakan bahwa kehadiran KDKMP akan memastikan barang subsidi menjangkau masyarakat. Misalnya, KDKMP Tambakrejo yang dirancang sebagai jembatan langsung dari produsen ke masyarakat untuk menekan ketergantungan pada tengkulak. Berbagai kemudahan dan akses barang bersubsidi dapat diperoleh warga di Kopdes Merah Putih. Termasuk kebutuhan pupuk bersubsidi bagi para petani.
"Para petani lokal dapat menebus pupuk subsidi langsung dari pabrik hanya dengan menunjukkan KTP di KDKM Tambakrejo ini," ujarnya. 
Beras bersubsidi (SPHP) juga tersedia di setiap KDKMP. Begitu pun dengan LPG 3 Kg seharga Rp16 ribu dan minyak goreng subsidi seharga Rp16.700 per liter yang bisa diperoleh di Kopdes Merah Putih.
Dia menambahkan, KDKMP juga akan menjadi tempat penyaluran Bansos dan bantuan pangan. Misalnya, penyaluran Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) serta bantuan pangan beras pemerintah. 
"Nanti di sini ada agen BNI 46. Ibu-ibu nanti setor uang cukup di sini, enggak usah ke bank lagi, di sini aja. Bayar listrik di sini, ngambil uang anaknya yang kerja di Arab, kirim uang, ambil di sini. Mudah enggak? Gampang enggak? Nanti kalau punya usaha UMKM, usaha kue, usaha apa saja, mau pinjam uang di sini juga,” ucapnya.
Zulkifli meminta pengelolaan KDKMP Tambakrejo dilakukan secara profesional. Pengawasannya ketat. Kepala desa setempat sebagai Ketua Dewan Pengawas KDKMP bersama kepala KDKMP diharapkan dapat melaksanakan tata kelola KDKMP Tambakrejo secara profesional. Begitu juga manajer KDKMP yang diharapkan dapat menjamin kelangsungan operasional KDKMP yang dikelolanya.
"Koperasi ini punya Bapak, punya Ibu, warga Desa Tambakrejo. Oleh karena itu, yang bertanggung jawab nanti Kadesnya bersama kepala koperasi dari warga sini yang dibantu manajer koperasi. Selama dua tahun ini akan digaji sama PT Agrinas Pangan,” ujarnya.
Wabup Mimik Idayana sebelumnya menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo berkomitmen mendukung kemajuan Kopdes Merah Putih. Ia pun mendorong Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo untuk berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan KDKMP melalui pendampingan dan pelatihan bagi para pengurus. 
"Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen mendukung program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi di tingkat desa dan kelurahan,” ucapnya.
Ia menyatakan, keberadaan KDKMP akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya pelibatan UMKM lokal akan membuka peluang usaha serta memperluas akses pemasaran dan mendorong perputaran ekonomi masyarakat. 
"Melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas pengurus, dan keterlibatan pelaku UMKM, KDKMP di Kabupaten Sidoarjo diharapkan mampu tumbuh menjadi salah satu penggerak ekonomi desa dan kelurahan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan data Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo, saat ini sekitar 207 KDKMP di Kabupaten Sidoarjo yang selesai dibangun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 57 KDKMP telah beroperasi.

Tombol Google News

Tags:

sidoarjo Kopdes Merah Putih