Lolos Seleksi 20 Bulan, 16 Relawan Terpilih Perkuat Tim Sarana Evakuasi BPBD Jatim

27 Juni 2026 21:43 27 Jun 2026 21:43

Sutejo Rc, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Lolos Seleksi 20 Bulan, 16 Relawan Terpilih Perkuat Tim Sarana Evakuasi BPBD Jatim

Sebanyak 16 relawan terpilih berfoto bersama pengurus SRPB Jawa Timur dan narasumber usai menyelesaikan tahap akhir seleksi dalam praktik lapangan sarana evakuasi di Gedung Graha Majapahit BPBD Jawa Timur. (Foto: Dok. SRPB for Ketik.com)

KETIK, SIDOARJO – Sebanyak 16 relawan berhasil lolos mengikuti rangkaian Arisan Ilmu Nol Rupiah (AINR) ke-67 yang digelar Sekretariat Bersama Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jawa Timur. Mereka menjadi peserta terpilih setelah melewati proses pembelajaran dan seleksi selama 20 bulan dengan sistem gugur.

Kegiatan bertajuk Praktik Lapangan Pengenalan Sarana Evakuasi tersebut berlangsung di Gedung Graha Majapahit BPBD Jawa Timur, Sabtu, 27 Juni 2026. Selama tiga chapter pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik mengenai sarana evakuasi gedung.

Narasumber sekaligus instruktur pelatihan, Setiabudi Anurcahya atau yang akrab disapa Cak Bud, mengatakan hanya peserta yang konsisten mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berhak mengikuti praktik lapangan.

"Ini merupakan seleksi dari rangkaian kegiatan sebelumnya sehingga pada akhirnya hanya 16 orang yang berhasil mengikuti tahap akhir," ujarnya.

Koordinator AINR, Lusia Affandi, menjelaskan pelatihan dimulai pada 27 Oktober 2024 dengan materi Pengenalan Sarana Evakuasi, dilanjutkan Chapter 2 pada 26 Januari 2025 dengan tema Sarana Evakuasi, dan ditutup dengan Chapter 3 berupa praktik lapangan.

Foto Sebelum latihan sesi terakhir dilakukan Refresh untuk materi sebelumnya dan yang akan dilakukan, karena latihan ini di gedung atau medan  yang sebenarnya. (Foto : Dok.SRPB for ketik.com)Peserta mengikuti sesi penyegaran materi sebelum menjalani latihan tahap akhir di gedung atau medan sebenarnya dalam praktik lapangan sarana evakuasi. (Foto: Dok. SRPB for Ketik.com)

Menurut Lusia, sistem gugur diterapkan sejak awal. Peserta yang tidak hadir pada salah satu chapter secara otomatis tidak dapat mengikuti pelatihan berikutnya.

"Peserta yang bertahan hingga akhir benar-benar melalui proses seleksi alam karena konsistensi menjadi syarat utama," kata perempuan yang akrab disapa Bunda Lusia.

Cak Bud menambahkan, para peserta yang telah lulus akan dipersiapkan untuk mendukung BPBD Jawa Timur dalam melakukan praasesmen gedung bertingkat, terutama terkait kesiapan sistem evakuasi apabila terjadi keadaan darurat.

"Mereka telah dibekali kemampuan melakukan asesmen sekaligus memahami prosedur evakuasi gedung. Jika dibutuhkan, tim ini siap membantu BPBD Jawa Timur," ujarnya.

Meski telah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, para relawan masih akan mengikuti latihan lanjutan yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026 di salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya.

Dalam praktik lapangan tersebut, peserta melakukan berbagai pengujian, antara lain menghitung Occupants Load Factor (OLF) untuk menentukan kapasitas aman penghuni gedung, mengukur air velocity pada sistem pengendalian asap, menguji tekanan udara dan gaya buka pintu jalur evakuasi, menghitung kebutuhan pintu darurat, serta memeriksa tangga darurat dan sistem pencahayaan darurat.

Tombol Google News

Tags:

Ainr Srpb Jatim SRPB Jatim BPBD Jatim Relawan Siap Siaga relawan Jatim