Semangat Santri Menggema, Senam Pagi Buka Hari Kedua Perkemahan OSKAR 2026 di Pantai Paiton

23 Mei 2026 15:00 23 Mei 2026 15:00

Ponirin, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Semangat Santri Menggema, Senam Pagi Buka Hari Kedua Perkemahan OSKAR 2026 di Pantai Paiton

Peserta mengikuti senam pagi di Lapangan Utama Bumi Pantai Perkemahan (Foto: Ponirin Mika/Ketik.co.id)

KETIK, PROBOLINGGO – Ratusan santri peserta Perkemahan OSKAR 2026 memulai aktivitas hari kedua dengan penuh antusias melalui kegiatan senam pagi bersama di Lapangan Utama Bumi Perkemahan TNI AL Paiton, Sabtu, 23 Mei 2026. 

Kegiatan yang dipandu Gugus Depan Pramuka Putri Nurul Jadid tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran tubuh para peserta, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Ketua Pelaksana Perkemahan OSKAR 2026, Kak Uswatun Hasanah atau Kak Aan, mengatakan kondisi fisik yang prima menjadi modal penting agar para santri mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan perkemahan secara maksimal.

“Agar anak-anak melatih kesehatan di pagi hari dan tidak lemas dalam mengikuti kegiatan nantinya,” ujar Kak Aan. 

 

Tiga Jenis Senam Bangkitkan Semangat Santri

Kegiatan dimulai usai salat subuh berjamaah. Suasana kawasan pesisir pantai pun langsung dipenuhi semangat dan sorak gembira para peserta.

Panitia mengajak para santri mengikuti tiga jenis senam secara berurutan, yakni Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) Pramuka sebagai pembuka, dilanjutkan Senam Maumere yang penuh keceriaan, hingga Senam Tabola-Bale sebagai penutup dengan gerakan yang energik dan dinamis.

Gerakan para peserta yang kompak dengan latar deburan ombak dan cahaya matahari pagi semakin menambah semarak suasana perkemahan. Aktivitas tersebut sekaligus menjadi pemantik semangat sebelum para santri menjalani agenda kegiatan sepanjang hari.

Tidak berhenti pada aktivitas olahraga, para peserta juga melanjutkan kegiatan dengan kerja bakti membersihkan area perkemahan. Mereka bergotong royong memungut sampah di sekitar tenda maupun kawasan pantai menggunakan peralatan sederhana.

Kak Aan menegaskan kegiatan bersih-bersih sengaja dimasukkan dalam rangkaian agenda untuk membangun karakter peduli lingkungan bagi para santri.

“Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kepekaan siswi terhadap lingkungan sekitar tempat perkemahan,” imbuhnya.

Rangkaian kegiatan pagi ditutup dengan menikmati panorama pantai, makan bersama, serta persiapan mandi sebelum para peserta kembali mengikuti agenda edukatif lainnya dalam Perkemahan OSKAR 2026. (*)

Tombol Google News

Tags:

Santri Nurul Jadid pondok pesantren Paiton probolinggo