KETIK, PEMALANG – Persoalan sanitasi masih menjadi pekerjaan rumah di Desa Tasikrejo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang. Sejumlah warga dilaporkan masih menggunakan jamban helikopter atau jomblong untuk buang air besar karena keterbatasan ekonomi dan belum mampu membangun toilet di rumah masing-masing.
Kondisi tersebut mendapat perhatian Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pemalang, Slamet Ramuji.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu turun langsung menemui warga di RT 01 RW 05 Desa Tasikrejo pada Sabtu, 10 Oktober 2026, untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
Dalam kunjungan di luar jam kerja tersebut, Slamet Ramuji yang akrab disapa SR menyebut persoalan sanitasi perlu segera mendapatkan perhatian.
Menurutnya, keterbatasan ekonomi menjadi salah satu penyebab warga belum memiliki fasilitas buang air besar yang layak.
"Jomblong atau MCK helikopter itu masih digunakan di sini, bukan berarti kenapa, itu karena ketidakmampuan warga. Kami dari dewan dan juga pemerintah daerah bersiap, insyaallah hadir memberikan keringanan kepada warga yang memang benar-benar membutuhkan," ujarnya.
Slamet mengatakan, persoalan tersebut akan dibahas sebagai salah satu prioritas melalui komunikasi dengan internal partai, pimpinan, pemerintah daerah, serta kementerian terkait. Ia juga berencana mendorong penanganan melalui program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas).
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, seperti jalan dan infrastruktur lainnya. Pemenuhan kebutuhan sanitasi serta peningkatan kesehatan masyarakat juga harus menjadi perhatian pemerintah.
"Bagi kami, ini mendesak karena pembangunan itu khususnya bukan hanya fisik. Pembangunan kesehatan juga perlu diprioritaskan, karena bagi kami kesehatan adalah hal yang sangat mendesak untuk masa depan warga dan juga anak keturunan kita semua," kata Slamet.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Lingkungan yang bersih dan sehat dinilai penting untuk mendukung kualitas hidup masyarakat.
Warga Berharap Bantuan Toilet Segera Terwujud
Dalam kegiatan blusukan tersebut, Slamet Ramuji tidak hanya menerima keluhan mengenai fasilitas sanitasi. Warga juga menyampaikan sejumlah persoalan lain, mulai dari rumah tidak layak huni, kebutuhan air bersih, perbaikan jalan, hingga penanganan banjir akibat air rob.
Kehadiran wakil ketua DPRD tersebut disambut baik oleh warga. Mereka berharap aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui program bantuan pemerintah, terutama bagi keluarga yang belum memiliki toilet sendiri.
Salah seorang warga, Darsini, mengungkapkan harapannya agar seluruh warga yang membutuhkan bisa mendapatkan bantuan pembangunan toilet.
"Harapannya terlaksana, dapat WC semua. Katanya mau dibantu. Tapi ada prosesnya," ungkap Darsini.
Sementara itu, Carnoi mengaku belum pernah memiliki toilet sejak kecil. Ia berharap adanya perhatian dari pemerintah dapat membantu dirinya dan warga lain yang mengalami kondisi serupa.
Carnoi juga meminta agar jalan di lingkungan tempat tinggalnya diperbaiki. Menurutnya, kondisi jalan yang berada di pinggir sungai menjadi becek ketika musim hujan sehingga mengganggu aktivitas warga.
"Pinggir kali dicor agar saat hujan tidak becek," harapnya.
Warga berharap kunjungan dan penyerapan aspirasi tersebut tidak berhenti pada pendataan semata. Mereka menginginkan adanya tindak lanjut nyata agar kebutuhan sanitasi layak, akses air bersih, dan perbaikan infrastruktur di Desa Tasikrejo dapat terpenuhi secara bertahap.(*)
