Musik Jazz Iringi Masyarakat di Pinggiran Sungai Musi
1 Desember 2024 15:43 1 Des 2024 15:43
Musisi Fariz RM saat tampil dalam Festival Jazz Internasional Suara Musi 2024 di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu 30 November 2024. Fariz RM membawakan kurang lebih 8 lagu termasuk lagu yang ditunggu oleh pengunjung berjudul Sakura. Selain Fariz RM ,ada juga musisi jazz internasional seperti World Jazz Society dan musisi Marion Jola. Selain musisi Jazz Internasional dan Nasional, kemeriahan Event Internasional World Music Jazz Festival 2024 itu juga diramaikan oleh penampilan talenta lokal Palembang serta pertunjukan seni budaya khas Kota Palembang. Wahyu Rahmanto/Ketik.co.id
Penonton mengabadikan penampilan musisi Fariz RM saat tampil dalam Festival Jazz Internasional Suara Musi 2024 di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu 30 November 2024. Fariz RM membawakan kurang lebih 8 lagu termasuk lagu yang ditunggu oleh pengunjung berjudul Sakura. Selain Fariz RM ada juga musisi jazz internasional seperti World Jazz Society dan musisi Marion Jola. Selain musisi Jazz Internasional dan Nasional, kemeriahan Event Internasional World Music Jazz Festival 2024 itu juga diramaikan oleh penampilan talenta lokal Palembang serta pertunjukan seni budaya khas Kota Palembang. Wahyu Rahmanto/Ketik.co.id
Penampilan gitaris World Jazz Society saat membawakan lagu daerah Palembang "Ribu la Ribu" yang di-cover menjadi jazz dalam Festival Jazz Internasional Suara Musi 2024 di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu 30 November 2024. Selain musisi jazz internasional World Jazz Society, musisi Indonesia Fariz RM dan Marion Jola juga turut meramaikan festival itu. Kemeriahan Event International World Music Jazz Festival 2024 itu juga diramaikan oleh penampilan talenta lokal Palembang serta pertunjukan seni budaya khas Kota Palembang. Wahyu Rahmanto/Ketik.co.id
Penonton mengabadikan musisi Marion Jola saat performance dalam Festival Jazz Suara Musi 2024 di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu 30 November 2024. Dalam festival jazz tersebut, hadir juga beberapa musisi jazz seperti Fariz RM, World Jazz Society, Mangara Jazz Project Followed by Imaniar Feat Idham Noorsa'id, dan musisi jazz lainnya. Selain musisi Jazz Internasional dan Nasional, kemeriahan Event Internasional World Music Jazz Festival 2024 itu juga diramaikan oleh penampilan talenta lokal Palembang serta pertunjukan seni budaya khas Kota Palembang. Wahyu Rahmanto/Ketik.co.id
Marion Jola, artis jazz nasional yang menjadi penampilan penutup dalam Festival Jazz Internasional Suara Musi 2024 di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu 30 November 2024. Dalam festival jazz tersebut, hadir juga beberapa musisi jazz seperti Fariz RM, World Jazz Society, Mangara Jazz Project Followed by Imaniar Feat Idham Noorsa'id, dan musisi jazz lainnya. Selain musisi Jazz Internasional dan Nasional, kemeriahan Event Internasional World Music Jazz Festival 2024 itu juga diramaikan oleh penampilan talenta lokal Palembang serta pertunjukan seni budaya khas Kota Palembang. Wahyu Rahmanto/Ketik.co.id
Tags:
Musisi musik Jazz palembang sumsel pariwisata FestivalBerita Lainnya oleh Wahyu R
17 April 2026 05:07
Aktivitas Bongkar Muat PTP Nonpetikemas Pelindo Group di Dermaga Pelabuhan Boom Baru Palembang
21 Maret 2026 18:44
[Foto] Masyarakat Kota Palembang Padati Jembatan Ampera untuk Salat Ied
21 Maret 2026 12:05
[Foto] Pawai Obor Menyambut Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah Tahun 2026
10 Januari 2026 22:04
[FOTO] 10 Pemain Sumsel United Libas PSPS Pekanbaru 3-2
18 Oktober 2025 01:15
[Foto] Vaksinasi Rabies 30 Hewan Peliharaan di Palembang
17 Oktober 2025 23:57
[Foto] Dua Kartu Merah dan Kehilangan Tiga Poin Sriwijaya FC di Kandang Sendiri
Trending
Kepala SD di Pemalang Tahan Tangis Usai Terima SK Penugasan, Praktisi Hukum: Jangan Jadikan ASN Korban Kebijakan
Ratusan Guru dan Kepsek Pemalang Terima SK Penugasan, Sejumlah Kepala SD Kecewa Dipindah Jauh dari Domisili
516 Guru dan Kepala Sekolah di Pemalang Terima SK Penugasan
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
