Kisah Mang Junai, Mantan Preman yang Hijrah hingga Sukses Bangun Resort Wisata No 1 di Pagaralam

10 Juli 2026 09:54 10 Jul 2026 09:54

Naufal Ardiansyah

Pemimpin Redaksi
Thumbnail Kisah Mang Junai, Mantan Preman yang Hijrah hingga Sukses Bangun Resort Wisata No 1 di Pagaralam

Mang Junai berjalan di kawasan resort wisata miliknya yang menjadi jujukan masyarakat Pagaralam. (Foto: Dok. Ketik.com)

KETIK, PAGAR ALAM – Sosok Samsul Junaidi atau yang akrab disapa Mang Junai memiliki kisah hidup yang penuh liku. Pria kelahiran 1972 ini merupakan mantan preman yang disegani di lingkungan pasar.

Namun, perjalanan hidupnya berubah drastis setelah mendapat hidayah pada 2009. Kini, ia dikenal sebagai pengusaha sekaligus pegiat dakwah yang menginspirasi banyak orang.

Mang Junai menceritakan, sebelum berhijrah dirinya sering terlibat dalam dunia keras. Banyak orang meminta bantuannya ketika menghadapi persoalan atau gangguan. Baginya, saat itu menyelesaikan masalah dengan perlawanan sudah menjadi hal biasa.

"Kalau dulu ada yang mengganggu sedikit saja, pasti saya lawan. Saat itu yang saya pikirkan hanya membela diri," ujarnya.

Selain dikenal sebagai preman, Mang Junai juga menjalankan usaha sebagai kontraktor dan kolektor yang berkaitan dengan dunia malam. Ia mengaku, sebelum 2009 dirinya bahkan tidak pernah melaksanakan salat.

Perubahan besar dalam hidupnya bermula dari doa istri dan anak-anaknya. Di tengah berbagai persoalan hidup yang menghimpit, suatu malam ia mengaku tidak bisa tidur. Tanpa direncanakan, ia merasa seolah digiring menuju Masjid Al Ikhlas.

Saat itu, Mang Junai masih menjabat sebagai Ketua RW dan hampir tidak pernah menginjakkan kaki ke masjid. Sesampainya di sana, ia justru diminta mengumandangkan azan.

"Semua jamaah berdoa semoga Pak RW diberi hidayah. Saya langsung azan. Saat mengucapkan Allahu Akbar, yang terbayang anak-anak saya. Saya menangis sampai azan tidak selesai dan akhirnya ditarik ke belakang," kenangnya.

Peristiwa tersebut menjadi titik balik kehidupannya. Satu kampung mendengar suara azan yang disertai tangisnya. Sejak saat itu, ia mulai belajar agama dan bergabung dengan Jamaah Tabligh untuk mengikuti kegiatan dakwah.

"Sejak hari itu saya tidak pernah meninggalkan salat," katanya.

Semangat berdakwah kemudian membawanya melakukan perjalanan ke berbagai negara melalui kegiatan khuruj, di antaranya Thailand, Malaysia, Bangladesh, India, Belanda, China, Belgia, serta Arab Saudi.

Tahun ini, ia juga berencana melanjutkan perjalanan dakwah ke Amerika Serikat.

Menurut Mang Junai, meninggalkan kehidupan lamanya bukan perkara mudah. Ia mengibaratkannya seperti sebuah pertarungan batin.

Namun, keyakinannya kepada Allah semakin menguat hingga membuatnya yakin bahwa rezeki keluarga akan tetap dijamin.

"Saya yakin, kalau hari ini pun saya meninggal, anak dan istri tetap dijamin kehidupannya oleh Allah," ungkapnya.

Keyakinan tersebut juga mengantarkannya merintis usaha di bidang pariwisata. Pada 2018, ia bertemu neneknya di Palembang yang mempercayakan pengelolaan lahan seluas tiga hektare kepadanya.

Dari amanah itu, Junai membangun Cemerlang Asri Resort. Berawal dari nol pada 2019, kawasan tersebut kini berkembang menjadi salah satu destinasi wisata yang dikenal masyarakat di wilayah Pagaralam.

Baginya, tempat wisata itu bukan sekadar bisnis, tetapi juga menjadi sarana dakwah dan berbagi manfaat.

"Allah memberi kami tempat untuk mencari rezeki, berdakwah, sekaligus beramal," ujarnya.

Di akhir kisahnya, Junai berpesan agar siapa pun tidak pernah meninggalkan salat.

"Jangan pernah tinggalkan salat. Dalam salat ada janji Allah. Salat akan mencegah perbuatan keji dan mungkar," pesannya.

Di sela kesibukannya sebagai pengusaha dan pendakwah, Junai juga memiliki hobi berolahraga tinju serta mengaku menyukai hidangan ikan.

Baginya, perjalanan hidup dari dunia preman menuju jalan dakwah menjadi bukti bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik ketika mendapat hidayah. (*)

Tombol Google News

Tags:

Mang Junai Cemerlang Asri Samsul Junaidi Kisah Mantan Preman Preman Hijrah Berita Pagaralam Info Pagaralam