TKA Bandar-Nawangan Terendah, DPRD Pacitan Sebut Pemerataan Pendidikan Masih Jadi PR

25 Juni 2026 19:46 25 Jun 2026 19:46

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail TKA Bandar-Nawangan Terendah, DPRD Pacitan Sebut Pemerataan Pendidikan Masih Jadi PR

Monumen Jenderal Sudirman ikon di Kecamatan Nawangan. DPRD Pacitan menilai pemerataan kualitas pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah setelah Kecamatan Bandar dan Nawangan mencatat rata-rata nilai TKA terendah di Pacitan. (Foto: Dok. Ketik)

KETIK, PACITAN – Kecamatan Bandar dan Nawangan tercatat masuk di posisi terendah dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Pacitan tahun ajaran 2025/2026.

Menanggapi hasil tersebut, Anggota DPRD Pacitan, Bagus Surya Pratikna, menilai capaian tersebut menunjukkan pemerataan kualitas pendidikan di pelosok masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus segera dibenahi.

"Dari hasil 10 besar TKA tingkat kabupaten, sebenarnya Kecamatan Nawangan dan Kecamatan Bandar itu ada semua. Tapi untuk rata-ratanya yang menjadi PR kita bersama," ujar Bagus yang juga legislator asal daerah pilihan tersebut, Kamis, 25 Juni 2026.

Ia menilai persoalan utama yang harus dibenahi adalah pemerataan kualitas pembelajaran antar sekolah dan kemampuan akademik siswa.

Sebagai perbandingan, Bagus mencontohkan Kecamatan Punung yang mampu menempati peringkat kedua rata-rata TKA meski tidak memiliki sekolah yang masuk 10 besar.

"Saya melihat Kecamatan Punung malah tidak ada yang masuk 10 besar, tetapi bisa berada di nomor dua. Artinya kemampuan siswa yang bagus itu harus bisa menular ke siswa yang lain sehingga kualitasnya lebih merata," katanya.

Menurut Bagus, kondisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan beberapa sekolah berprestasi, tetapi juga harus mampu meningkatkan kualitas seluruh satuan pendidikan secara merata.

Meski demikian, ia belum ingin menyimpulkan penyebab utama rendahnya capaian Bandar dan Nawangan. Menurutnya, diperlukan evaluasi bersama agar solusi yang diambil benar-benar tepat sasaran.

"Kalau saat ini kami belum mendalami. Nanti akan kita bahas bersama dan kita cari solusi. Yang jelas kita tidak akan menyalahkan siapa pun," tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Pacitan berencana berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk mempertemukan guru, kepala sekolah, dan wali murid guna membahas strategi peningkatan mutu pendidikan.

"Ke depan nanti kami akan mengajak Pak Camat untuk bisa menghadirkan guru dan juga wali murid untuk membahas bagaimana pendidikan di Kecamatan Bandar itu tidak tertinggal dengan kecamatan yang lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, menegaskan hasil TKA menjadi instrumen penting dalam memetakan capaian pembelajaran sekaligus menyusun program peningkatan mutu pendidikan.

"TKA bukan sekadar angka, tetapi merupakan cerminan usaha, semangat, dan langkah nyata kita menuju masa depan pendidikan yang lebih baik," kata Khemal.

Ia berharap hasil TKA tahun ini menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih terarah sehingga kesenjangan mutu pendidikan antarkecamatan di Kabupaten Pacitan dapat terus diperkecil.(*)

Tombol Google News

Tags:

Bagus Surya Pratikna DPRD Pacitan Tes Kemampuan Akademik Kecamatan Bandar Kecamatan Nawangan Pendidikan Pacitan Hasil Tka 2026 guru Pacitan Info Pacitan Berita pacitan Khemal Pandu Pratikna Dinas Pendidikan Pacitan