KETIK, PACITAN – Di balik sosoknya sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0801/Pacitan yang baru, Letkol Arh Rudi Ariyanto, S.E., M.Sos. ternyata menyimpan kisah panjang pengabdian sebagai prajurit TNI.
Selama hampir dua dekade berdinas, ia mengaku telah berpindah tugas ke sekitar tujuh kota dan bersama keluarganya harus berpindah rumah hingga 17 kali.
Kisah itu disampaikan Rudi saat memberikan sambutan perdana dalam acara pisah sambut Dandim 0801/Pacitan di Parai Beach Resort Telengria, Kamis malam, 2 Juli 2026.
Pada kesempatan tersebut, jabatan Dandim 0801/Pacitan resmi diserahterimakan dari Letkol Arh Imam Musahirul, S.H., M.I.P. kepada dirinya.
Mengawali sambutannya, Rudi mengaku bersyukur dan bangga dapat berdiri di hadapan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta berbagai elemen di Kabupaten Pacitan sebagai Dandim yang baru.
"Pada kesempatan yang luar biasa pada malam hari ini sebuah kebanggaan bagi kami sekeluarga bisa berkumpul dengan seluruhnya di sini untuk kesempatan pertama kali memperkenalkan diri," ujarnya.
Di hadapan para tamu undangan, Rudi kemudian menceritakan perjalanan panjangnya sebagai prajurit TNI.
Selama kurang lebih 20 tahun berdinas, ia telah berpindah penugasan ke sekitar tujuh daerah.
Mobilitas tersebut bukan hanya menjadi tantangan bagi dirinya, tetapi juga keluarga yang harus terus beradaptasi dengan lingkungan baru.
"Selama berdinas kurang lebih 20 tahun, kami sudah bertugas di sekitar tujuh kota. Bahkan keluarga kami sudah pindah rumah sampai 17 kali," katanya.
Pengalaman paling berkesan, lanjut Rudi, terjadi ketika bertugas di Ambon.
Selama dua tahun bertugas di daerah tersebut, keluarganya harus berpindah rumah sebanyak lima kali.
"Ini memang sebuah perjuangan selama berdinas di militer karena proses pindah dengan membawa keluarga dan anak ini perlu penyesuaian diri," ungkapnya.
Berbekal pengalaman tersebut, Rudi mengatakan dirinya selalu memegang filosofi untuk mampu menyesuaikan diri di setiap daerah penugasan.
Ia mengutip pepatah, "Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikan, dan di mana bumi dipijak, di situlah langit dijunjung."
Menurutnya, filosofi itu akan menjadi pegangan selama memimpin Kodim 0801/Pacitan.
Karena itu, ia berharap seluruh unsur Forkopimda, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat bersama-sama membangun sinergi demi kemajuan Pacitan.
"Artinya, kami akan segera menyesuaikan diri. Mohon bantuan dari seluruh stakeholder. Semoga di Pacitan kita bisa semakin bersinergi. Kemudian menjadikan Pacitan menjadi lebih baik dari sebelumnya," ujarnya.
Rudi juga memberikan penghormatan kepada pendahulunya, Letkol Arh Imam Musahirul, yang dinilainya berhasil membawa banyak capaian positif selama memimpin Kodim 0801/Pacitan.
Menurutnya, berbagai prestasi yang telah diraih akan menjadi fondasi untuk terus dipertahankan dan ditingkatkan.
"Kami yakin apa yang sudah dicapai oleh Bang Imam luar biasa. Kami akan berusaha untuk mempertahankan dan meneruskan," tegasnya.
Menutup sambutannya, Dandim baru Pacitan itu memohon doa, dukungan, serta bimbingan dari seluruh elemen masyarakat agar dapat menjalankan amanah dengan baik.
"Sekali lagi kami berdiri di sini berharap dukungan. Semoga ini menjadi berkah kita semua dan Pacitan bisa menjadi lebih baik dari yang sebelumnya. Kami mohon bimbingan dan arahan selama melaksanakan tugas sebagai Dandim 0801/Pacitan," pungkasnya.(*)
.png)