KETIK, MALANG – Kota Malang menjadi salah satu tujuan wisata selama libur lebaran 2025. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang pun telah mempersiapkan skema apabila terjadi kepadatan arus lalu lintas.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menjelaskan bahwa pada lebaran tahun lalu, banyak wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang. Hal tersebut menjadikan Kota Malang sebagai perlintasan antara pemudik dan juga wisatawan.
"Sangat dimungkinkan kami lakukan mitigasi apabila terjadi kepadatan lalu lintas. Kami atur sedemikian rupa, melihat pengalaman tahun lalu. Memang Kota Malang ini menjadi perlintasan pemudik dan destinasi wisata," ujarnya, Jumat 28 Maret 2025.
Widjaja sendiri memperkirakan bahwa arus mudik di Kota Malang mengalami penurunan. Penyebabnya, momen libur panjang yang terjadi dalam waktu yang berdekatan dengan tahun baru kemarin.
"Ini kan momen rutin, bagaimanapun persiapan masih sangat dibutuhkan. Misalnya kami dengan Polresta akan melakukan kunjungan ke titik-titik yang dijadikan pospam dan posyan," lanjutnya.
Penurunan tersebut kabarnya terjadi secara menyeluruh tak hanya di Jawa Timur saja, namun juga Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. Kendati demikian Jaya berharap penurunan arus mudik tidak berdampak pada perekonomian Kota Malang.
Saat ini beberapa titik yang rawan akan kerumunan seperti pusat perbelanjaan masih menjadi perhatian Dishub Kota Malang hingga berakhirnya arus mudik dan arus balik lebaran.
"Terutama di titik-titik yang banyak kerumunan di sana. Baik di pusat belanja seperti di MOG, Pasar Besar, Ramayana Jalan Merdeka, dan juga Matos. Itu yang menjadi perhatian kami untuk pengaturan lalu lintasnya," tutupnya.
Kota Malang Jadi Tujuan Wisata saat Libur Lebaran, Dishub Siaga Mitigasi Kepadatan
28 Maret 2025 13:55 28 Mar 2025 13:55
Lutfia Indah, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Dishub Kota Malang Kota Malang Tujuan Wisata Kepadatan Lalu lintas Arus Mudik riyoyoanBaca Juga:
Diduga Beri Keterangan dan Bukti Palsu Terkait Keabsahan Tanah Wakaf, Mantan Pengurus Masjid di Malang Dilaporkan ke PolisiBaca Juga:
Pertalite dan Biosolar di Malang Sempat Langka? Ini Penjelasan Resmi PertaminaBaca Juga:
Mengabdi 33 Tahun Lebih, Aiptu Sumarheni Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian di Hari Jadi ke-78 PolwanBaca Juga:
Pemkot Malang Menanti Restu BKN untuk Isi 167 Jabatan KosongBaca Juga:
Uji Coba Angkutan Gratis Kota Malang, Bus Halokes Tetap Beroperasi SebulanBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
1 September 2026 16:20
Pemkot Malang Menanti Restu BKN untuk Isi 167 Jabatan Kosong
1 September 2026 16:01
Uji Coba Angkutan Gratis Kota Malang, Bus Halokes Tetap Beroperasi Sebulan
1 September 2026 15:24
Sound Horeg Masih Marak, Wali Kota Malang: Melanggar Aturan, Kami Bongkar
31 Agustus 2026 18:00
Segini Besaran Penghasilan Sopir Angkutan Pelajar Gratis di Kota Malang per Hari
31 Agustus 2026 15:30
Banyak Pelajar Gunakan Motor ke Sekolah, Angkutan Pelajar Gratis Jadi Jurus Kurangi Kemacetan di Kota Malang
