Ingin Healing di Gunung Kawi Tanpa Harus Capek Mendaki? Lembah Merkusi Jawabannya

20 Juli 2026 09:00 20 Jul 2026 09:00

Thumbnail Ingin Healing di Gunung Kawi Tanpa Harus Capek Mendaki? Lembah Merkusi Jawabannya

Lembah Merkusi menjadi alternatif tempat healing di lereng Gunung Kawi Kabupaten Malang. (Foto: Dendy/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Ingin menikmati sejuknya hutan pinus Gunung Kawi tanpa harus mendaki hingga puncak? Lembah Merkusi Precet bisa menjadi pilihan. Berada satu kawasan dengan Pos Pendakian Gunung Kawi Puncak Batu Tulis via Precet, destinasi ini menawarkan pengalaman berkemah, glamping hingga berbagai aktivitas luar ruang yang cocok untuk keluarga maupun komunitas.

Pengelola Lembah Merkusi Precet sekaligus Koordinator Basecamp Pendakian Gunung Kawi via Precet, Iwan Setiawan, mengatakan wisatawan tidak harus mendaki untuk menikmati suasana pegunungan di kawasan tersebut.

"Kalau tidak naik gunung juga bisa. Di sini kami siapkan camping ground, penyewaan tenda dan perlengkapannya juga ada," ujarnya.

Menurut Iwan, Lembah Merkusi kini dikembangkan sebagai destinasi wisata alam dengan beragam pilihan aktivitas. Selain camping reguler, pengunjung juga dapat menikmati glamping, Korean Glamping, outbound hingga wisata off-road menyusuri kawasan hutan pinus.

"Kami ada beberapa pilihan kegiatan di sini, termasuk Korean Glamping, glamping, outbound, sampai off-road," katanya.

Foto Selain menyediakan camping ground, Lembah Merkusi juga menyediakan fasilitas kafe yang buka 24 jam tiap akhir pekan. (Foto: Dendy/Ketik.com)Selain menyediakan camping ground, Lembah Merkusi juga menyediakan fasilitas kafe yang buka 24 jam tiap akhir pekan. (Foto: Dendy/Ketik.com)

Berdasarkan katalog Lembah Merkusi Precet, pengunjung dapat memilih berbagai tipe glamping dengan kapasitas mulai empat hingga enam orang. Setiap unit dilengkapi fasilitas seperti kamar mandi, tempat tidur, listrik, area api unggun, sarapan, hingga akses kolam renang pada tipe tertentu.

Bagi pencinta berkemah, tersedia pula beberapa area camping ground dengan kapasitas yang berbeda. Ground Kawi mampu menampung hingga sekitar 250 orang, sementara Ground Watu Tulis berkapasitas sekitar 80-100 orang. Selain itu tersedia pula Ground Panderman dan Ground Kelud untuk rombongan yang lebih kecil. Seluruh area didukung fasilitas seperti penerangan, kamar mandi, area parkir, musala, keran air, serta keamanan selama 24 jam.

Lembah Merkusi juga menyediakan paket camp mandiri bagi pengunjung yang membawa perlengkapan sendiri, termasuk area khusus motocamp dan campervan. Sementara bagi wisatawan yang ingin mencoba aktivitas berbeda, tersedia paket off-road melintasi hutan pinus hingga jalur Coban Loksongo, serta paket outbound untuk pelajar, komunitas maupun perusahaan.

Foto Lembah Merkusi juga menjadi tempat pos pendakian Puncak Batu Tulis Gunung Kawi. (Foto: Dendy/Ketik.com)Lembah Merkusi juga menjadi tempat pos pendakian Puncak Batu Tulis Gunung Kawi. (Foto: Dendy/Ketik.com)

Menurut Iwan, kawasan wisata ini beroperasi selama 24 jam setiap akhir pekan. Sementara pada hari kerja, Pos Pendakian Gunung Kawi tetap melayani selama 24 jam, sedangkan operasional kafe dibuka hingga pukul 19.00 WIB.

"Kalau akhir pekan buka 24 jam. Hari kerja, pos pendakian tetap buka 24 jam, tetapi untuk kafe sampai jam tujuh malam," jelasnya.

Dengan konsep wisata alam yang terintegrasi bersama pos pendakian Gunung Kawi, Lembah Merkusi menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menikmati udara sejuk, hutan pinus, dan suasana pegunungan tanpa harus menempuh perjalanan menuju puncak.

Tombol Google News

Tags:

Lembah Merkusi Pendakian Gunung Kawi Puncak Batu Tulis gunung kawi Pos Pendakian Puncak Batu Tulis Pendakian Gunung Kawi Via Precet Camping Ground Lembah Merkusi Iwan Setiawan