Wapres Gibran: Jangan Gunakan AI untuk Menipu dan Jatuhkan Orang Lain

17 Juni 2026 15:00 17 Jun 2026 15:00

Hanifuddin Musa, Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Wapres Gibran: Jangan Gunakan AI untuk Menipu dan Jatuhkan Orang Lain

Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, menegaskan pentingnya etika dalam pemanfaatan teknologi AI. (Foto: iStockphoto)

KETIK, JAKARTA – Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya etika dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Pernyataan ini disampaikan Gibran melalui kanal YouTube GibranTV pada Selasa, 16 Juni 2026. Gibran mengatakan bahwa teknologi tanpa etika dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi masyarakat.

“Teknologi tanpa etika itu berbahaya," katanya.

Menurutnya, AI bisa digunakan untuk membuat konten positif, tetapi juga bisa dipakai untuk menyebar hoaks, melakukan plagiarisme, hingga melanggar privasi orang lain. Oleh karena itu, penggunaan AI harus dilandasi nilai-nilai integritas.

Masyarakat, khususnya generasi muda, diminta untuk memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

“Jangan gunakan AI untuk menipu, jangan gunakan AI untuk menjatuhkan orang lain,” tegasnya.

Ia menambahkan, kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan kemajuan moralitas bangsa. Sebagaimana dalam berbagai kesempatan, ia kerap menyampaikan bahwa AI bukan lagi teknologi masa depan, melainkan telah menjadi bagian dari kehidupan saat ini.

Oleh karena itu, ia mendorong generasi muda Indonesia untuk menguasai teknologi AI dan tidak hanya menjadi pengguna pasif. Ia berharap teknologi tersebut dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kreativitas, bukan menggantikan proses berpikir manusia.

“AI adalah alat untuk mempercepat, bukan alat untuk membuat kalian malas,” pungkasnya. (*) 

Tombol Google News

Tags:

Gibran Rakabuming Raka Wapres Gribran Artificial Intelligence Kecerdasan Buatan teknologi AI