KETIK, SURABAYA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya efisiensi anggaran dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah.
Hal tersebut disampaikannya dalam Musyawarah Nasional (Munas) Asosisiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) VII 2025 di Surabaya pada Kamis, 8 Mei 2025.
Menurut Bima Arya, efisiensi anggaran bukan semata soal pemotongan belanja, tetapi lebih kepada pengelolaan yang cermat, tepat sasaran, dan berorientasi hasil.
"Efisiensi itu kalau dilakukan dengan benar justru akan memperkuat kapasitas fiskal," paparnya saat ditemui Media di Grand City Surabaya.
Ia menyoroti bahwa banyak daerah masih mengalokasikan anggaran untuk kegiatan seremonial, perjalanan dinas, atau program yang kurang berdampak langsung terhadap masyarakat.
"Tadi sudah saya sampaikan itu ada penghematan triliunan dari efisiensi, kemudian dialokasikan ke pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ini kemudian akan memperkuat fiskal," jelas Bima Arya.
Wamendagri menekankan perlunya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merancang kebijakan anggaran.
Ia mendorong penerapan prinsip
digitalisasi sistem perencanaan dan penganggaran sebagai instrumen untuk mendorong transparansi.
"Banyak inovasi daerah yang bisa mendukung program-program pusat, banyak gagasan atau praktik dari pemerintah kota yang sudah nyambung dengan pemerintah pusat, jadi di sini disinkronkan semua," jelas Bima Arya. (*)
Wamendagri Bima Arya Sebut Efisiensi Perkuat Kapasitas Fiskal Daerah
8 Mei 2025 13:51 8 Mei 2025 13:51
Shinta Miranda, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto di Munas APEKSI VII. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)
Tags:
wamendagri Bima Arya Wamendagri Bima Arya apeksi Munas APEKSI VII surabaya Efisiensi AnggaranBaca Juga:
DPRD Ririn Minta ASN Pacitan Tak Tergoda Aplikasi Presensi Fiktif: Itu Pelanggaran Berat!Baca Juga:
KH Asep Saifuddin Chalim Didukung PMII Jatim Jadi Rais Aam PBNU di Muktamar 2026Baca Juga:
Terungkap! Ini Alasan Polisi Tes Urine Wisatawan Surabaya Korban Perusakan Pantai Wediawu di Kabupaten MalangBaca Juga:
Update Insiden Pantai Wediawu! 4 Warga Malang Jadi Tersangka Perusakan, 31 Wisatawan Surabaya Rehab NarkobaBaca Juga:
Kantor BBWS Brantas Surabaya Dipasangi Banner Protes 'Stop Tambang Ilegal'Berita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
27 Oktober 2025 16:00
[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!
Trending
Alun-alun Kepanjen Dibangun di Sisi Selatan Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Netizen Adu Ide Desain Estetik
DPRD dan Pemkab Kompak! Proyek Alun-alun Kepanjen Kabupaten Malang Dipindah di Selatan Stadion Kanjuruhan
Ini Kasta Tempat Belanja di Malang
Insiden Pantai Wediawu! Polisi Tetapkan 4 Warga Malang Jadi Tersangka, Ada Provokator Penggerak Massa
