KETIK, PALEMBANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang memberikan apresiasi tinggi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Selatan atas komitmen berkelanjutan mereka dalam mendukung ketersediaan stok darah di wilayah Palembang. BI Sumsel dinilai konsisten menggelar aksi donor darah rutin sebagai wujud kepedulian nyata terhadap sesama.
Kegiatan donor darah terbaru yang digelar di Kantor Perwakilan BI Sumsel pada Juli lalu menjadi langkah strategis untuk menekan angka defisit kebutuhan darah di Kota Palembang. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai sangat vital mengingat permintaan transfusi darah terus meningkat dari waktu ke waktu.
Ketua PMI Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, mengungkapkan bahwa kebutuhan darah di Palembang saat ini mencapai sekitar 7.000 kantong per bulan. Namun, kapasitas pemenuhan oleh PMI Palembang rata-rata baru menyentuh angka 4000-5000 per bulan.
“Kebutuhan darah di Kota Palembang terus meningkat. Karena itu kami terus membangun sinergi dengan berbagai instansi, perusahaan, dan organisasi agar kebutuhan darah masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Dewi, Sabtu, 28 Agustus 2026.
Dewi juga menambahkan harapannya agar aksi sosial yang rutin dijalankan oleh BI Sumsel dapat menginspirasi instansi pemerintah maupun swasta lainnya untuk menggalakkan kegiatan serupa demi mengamankan pasokan stok darah daerah.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono, menyampaikan bahwa aksi donor darah ini telah menjadi agenda tetap per tiga bulan sekali. Pada agenda kali ini, pihak BI Sumsel menargetkan pengumpulan setidaknya 150 kantong darah.
“Alhamdulillah di Bank Indonesia kami rutin menyelenggarakan kegiatan donor darah setiap tiga bulan sekali. Terima kasih kepada PMI Kota Palembang yang selalu mendukung sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Bambang.
Sinergi berkelanjutan antara PMI Kota Palembang dan BI Sumsel ini diharapkan dapat terus mendorong kesadaran masyarakat luas akan pentingnya donor darah, sehingga pemenuhan kebutuhan darah di Kota Palembang dapat tercapai secara optimal dan berkesinambungan. (*)
.png)