Gubernur Khofifah Sambut Tiga Tokoh Palestina di Masjid Al-Akbar Surabaya

Perkuat Persaudaraan dan Buka Ruang Kerja Sama Produktif

27 September 2026 21:30 27 Sep 2026 21:30

Aretha Zizi S., Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Gubernur Khofifah Sambut Tiga Tokoh Palestina di Masjid Al-Akbar Surabaya

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kedua kanan) menyambut tiga tokoh Palestina untuk mempererat persaudaraan dan buka ruang kerja sama di Masjid Al-Akbar, Surabaya pada Minggu, 27 Septembwr 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut tiga tokoh Palestina dalam pertemuan di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, pada Minggu, 27 September 2026. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan sekaligus membuka ruang kerja sama yang produktif.

Tiga tokoh Palestina yang hadir dalam pertemuan tersebut yakni Utusan Khusus dan Penasihat Presiden Palestina Bidang Keagamaan dan Islam, HE Mahmoud Sedqi Abdalrahman Alhabbash; Imam Besar Masjid Al-Aqsa, Sheikh HE Mohammad Ahmed Mohammed Hussein; serta Duta Besar Palestina untuk Indonesia, HE Abdalfatah Ahmed Khalil Al-Sattari.

Gubernur Khofifah menerima ketiganya bersama perwakilan PWNU Jawa Timur, PW Muhammadiyah Jawa Timur, PW LDII Jawa Timur, Guru Besar UINSA Prof. Dr. Ali Aziz, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Gubernur Khofifah mengatakan, hubungan Jawa Timur dan Palestina tidak hanya terjalin melalui komunikasi antarlembaga. Persaudaraan itu juga tumbuh di tengah masyarakat melalui kepedulian, doa, serta komitmen bersama untuk menjunjung nilai-nilai kemanusiaan.

“Bagi Jawa Timur, Palestina bukanlah sesuatu yang jauh. Ada kedekatan emosional, keagamaan, dan kemanusiaan yang selama ini tumbuh kuat di tengah masyarakat kita. Kehadiran para tokoh Palestina di Jawa Timur menjadi momentum untuk terus merawat dan memperkuat persaudaraan tersebut,” ujarnya.

Menurut Khofifah, pertemuan ini membuka ruang komunikasi untuk kerja sama yang berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia maupun Palestina.

“Dari Jawa Timur, kami ingin terus membangun ruang-ruang persaudaraan yang membawa pesan perdamaian dan kemanusiaan. Semoga dari pertemuan ini lahir semakin banyak kebaikan untuk masyarakat Indonesia dan Palestina,” kata Gubernur Khofifah.

Kehadiran Imam Besar Masjid Al-Aqsa Sheikh Mohammad Ahmed Mohammed Hussein menjadi momentum istimewa. Khofifah menyebut Masjid Al-Aqsa memiliki kedudukan penting bagi umat Islam dan menjadi salah satu simbol yang menghubungkan umat Islam di berbagai belahan dunia.

Dalam kesempatan itu, Khofifah turut menyampaikan doa untuk masyarakat Palestina, terutama warga Gaza. Ia berharap komunikasi yang telah terjalin dapat terus dilanjutkan dan berkembang menjadi pembicaraan yang semakin produktif.

“Terima kasih atas kunjungannya di Jawa Timur. Mudah-mudahan pertemuan yang akan datang bisa lebih produktif lagi. Mudah-mudahan masyarakat Palestina, terutama yang ada di Gaza, Allah anugerahkan kesehatan, kekuatan, kesabaran, dan terus bisa bangkit menempuh kehidupan yang penuh kemuliaan dari Allah SWT,” ungkap Khofifah.

Sementara itu, Utusan Khusus dan Penasihat Presiden Palestina Bidang Keagamaan dan Islam, Mahmoud Sedqi Abdalrahman Alhabbash menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Gubernur Jawa Timur dan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Menurut Alhabbash, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan persahabatan antara masyarakat Indonesia dan Palestina. Ia juga menyampaikan perkembangan kondisi yang tengah dihadapi masyarakat Palestina.

“Hari ini kami merasa terhormat sekali, utamanya karena sambutan Gubernur Jawa Timur untuk kunjungan kami. Alhamdulillah, kami sudah membicarakan hubungan persahabatan antara masyarakat Indonesia dengan masyarakat Palestina dan sudah juga kami terangkan bagaimana kondisi saat ini di Palestina, bagaimana penderitaan masyarakat Palestina dengan penjajahan-penjajahan tersebut,” terangnya.

Alhabbash menegaskan bahwa rakyat Palestina akan terus mempertahankan keberadaan Palestina dan melanjutkan perjuangan untuk tanah airnya.

“Kami yakinkan kepada Ibu Gubernur dan para yang hadir dalam pertemuan ini bahwa kami akan tetap mempertahankan Palestina. Kami tidak akan keluar dari Palestina dan kami tetap memperjuangkan Palestina tetap ada. Ribuan tahun kami telah berada di sana, maka kami tetap memperjuangkan itu,” katanya.

Selain membahas kondisi Palestina, pertemuan tersebut juga membicarakan peluang kerja sama serta realisasi sejumlah program yang diharapkan dapat mendukung perjuangan serta kepentingan masyarakat Palestina.

Alhabbash berharap hasil pembicaraan bersama Gubernur Jawa Timur dapat ditindaklanjuti melalui bentuk kerja sama yang lebih konkret. Dengan demikian, hubungan Indonesia dan Palestina tidak hanya terjalin hubungan antar pemimpin, tetapi juga semakin berkembang di antara kedua masyarakat.

“Pembicaraan tentang kerja sama dan juga realisasi program-program untuk mendukung perjuangan Palestina sudah kami perbincangkan bersama-sama. Semoga apa yang saya sampaikan tadi dapat terwujud dari kerja sama dua pemimpin ini menjadi kerja sama antar dua bangsa dan rakyat yang besar ini,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Palestina