KETIK, BREBES – Anggota DPR RI Komisi II Fraksi PDI Perjuangan Shintya Sandra Kusuma menggandeng Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar Pengabdian Masyarakat bertajuk “Tata Kelola Pemerintahan Kolaboratif: Strategi Penguatan Akuntabilitas Publik dalam Pengentasan Kemiskinan” di Gedung Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, Jumat 18 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengawal penurunan angka kemiskinan di Brebes melalui penguatan tata kelola pemerintahan dan integrasi data.
Berdasarkan data BPS yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut, angka kemiskinan di Kabupaten Brebes turun dari 15,60 persen atau 283,28 ribu jiwa menjadi 14,15 persen atau 257,29 ribu jiwa.
Shintya Sandra menegaskan pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya dengan bantuan sosial. "Menuntaskan kemiskinan bukan sekadar memberi bantuan hari ini, tetapi membuka pintu harapan agar warga mampu berdiri tegak selamanya. Bantuan sosial adalah jembatan sementara, namun kemandirian ekonomi, pendidikan, dan pelatihan vokasi adalah kunci utamanya," kata Shintya, saat dikonfirmasi pada Rabu, 29 Juli 2026.
Sebagai anggota Komisi II DPR RI, Shintya menyoroti pentingnya penguatan akuntabilitas publik. Ia mendorong integrasi data melalui sistem "Data Beres" agar intervensi APBD maupun APBN tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.
Kegiatan ini juga mengusung implementasi visi Brebes Beres: Berkeadaban, Ekonomi Tangguh, Responsif, Edukatif, Sehat, dan Sejahtera. Pendekatannya menggunakan skema kolaborasi Pentahelix yang melibatkan pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, komunitas masyarakat, dan media.
Acara dihadiri Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, Kepala LPM IPDN Dr. Ir. Ihwan Sudrajat, MM, jajaran SKPD, akademisi, dan tokoh masyarakat.
Bupati Paramitha menyambut baik sinergi tersebut. Ia menyebut kehadiran Shintya bersama IPDN menjadi dorongan bagi birokrasi daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berdampak pada kesejahteraan warga.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan komitmen bersama. Rekomendasi hasil pengabdian masyarakat dari IPDN akan dijadikan rujukan teknis dalam penajaman program pemberdayaan ekonomi masyarakat Brebes.
Angka Kemiskinan Brebes Turun 1,45 Persen, DPR RI Dorong Data Beres dan Kolaborasi Pentahelix
29 Juli 2026 22:20 29 Jul 2026 22:20
Makroni, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Anggota DPR RI Komisi II Fraksi PDI Perjuangan Shintya Sandra Kusuma (Foto: Makroni/ketik.com)
Tags:
Shintya Sandra DPR RI Komisi II Ipdn Pemkab Brebes Paramitha Widyakusuma Pengentasan kemiskinanBaca Juga:
DPR Desak Kemenhub Usut Tuntas Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8Baca Juga:
Buntut Kecelakaan Kapal Terus Berulang, DPR Segera Panggil KemenhubBaca Juga:
UIN Malang Gandeng OJK, BI Malang, dan LPS Gelar Kuliah Perdana Malang Mbois, Berikan Ilmu Finansial Sehat pada MabaBaca Juga:
Tingkatkan Pelayanan Jemaah, DPR Minta Petugas Haji Dibekali Materi FikihBaca Juga:
Harlah Ke-20 Al-Fatimah Modern Bojonegoro Dorong Kemandirian Ekonomi PesantrenBerita Lainnya oleh Makroni
12 September 2026 16:53
Gunungan Bawang Merah Jadi Simbol Syukur Petani di Pembukaan Festival Brebes 2026
11 September 2026 11:45
Mantan Kadinsos Brebes Klarifikasi, Sebut Dugaan Korupsi Bansos Beras Ada di Kemensos dan Transporter, Bukan Dinsos Brebes
10 September 2026 20:37
Bupati Brebes Raih Penghargaan Tokoh Peduli Pemberdayaan UMKM dan Potensi Lokal
10 September 2026 18:05
Dugaan Korupsi Bansos, KPK Periksa Sejumlah Saksi di Mapolres Brebes
8 September 2026 23:15
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga Brebes, Siswa SMPN 4 Larangan Mulai Keluhkan Mata dan Pernapasan
